Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Tampilkan postingan dengan label Materi Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Sekolah. Tampilkan semua postingan

Tentang Pembangunan Berkelanjutan

 
Pada dasarnya, pembangunan berkelanjutan (sustainable development) adalah sebuah slogan tanpa arti yang lebih spesifik. Sehubungan dengan Hari Bumi pada tanggal 22 April, pembangunan berkelanjutan ditandai dengan udara yang bersih serta penggunaan green energy.

Sejak konsep pembangunan berkelanjutan menjadi sangat terkenal, banyak penelitian yang membahas mengenai topik ini, khususnya dalam bidang Ilmu Sosial (misalnya Perencanaan Wilayah dan Kota, disiplin ilmu pembangunan dsb). Dari berbagai cerita yang ada, Pembangunan Berkelanjutan dapat bertahan karena banyaknya kebijakan yang mendukung pelaksanaan slogan tersebut. Contoh - contoh dari pembangunan berkelanjutan adalah sebagai berikut :



  • Pembatasan penggunaan bahan bakar fosil, agar dapat menyelamatkan iklim dan kelangkaan bahan bakar di masa yang akan datang;
  • Penggunaan Green Energy (energi hijau) di masa depan seperti penggunaan energi matahari, angin maupun air sebagai pembangkit listrik;
  • Penggunaan barang bekas atau barang hasil daur ulang untuk keperluan sehari-hari;
  • Penggunaan plastik organik, yang bisa terurai;
  • Selalu membawa keranjang belanja atau kantong/tas barang sendiri ketika berbelanja, agar dapat mengurangi jumlah sampah yang dapat merusak lingkungan;
  • Pelestarian hutan, dengan cara tidak menebangnya atau mengkonversi menjadi lahan permukiman;
  • Reklamasi lahan tandus;
  • Pengolahan sampah dengan cara 4R yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang) dan Replace (mengganti);
  • Mengurangi penggunaan insektisida yang berlebihan;
  • Penggunaan barang yang terbuat dari bahan ramah lingkungan;
  • Menjaga terumbu karang yang terdapat di lautan, tidak menggunakan bom ikan serta sangat dilarang menggunakan pukat harimau, agar benih-benih ikan di lautan maupun perairan lainnya tidak berkurang; dan
  • Menghemat penggunaan kertas, karena kertas diproduksi dari kayu, sehingga penggunaan kertas yang berlebihan dapat berdampak pada penebangan pohon yang semakin tak terkendali;
  • Industri yang ramah lingkungan, selalu melakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum mendirikan pabrik, serta memiliki solusi untuk mengatasi masalah-masalah yang akan ditimbulkan oleh industri tersebut di masa depan;
 Sumber

Tentang Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pembangunan yang berwawasan lingkungan adalah upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang terencana dan berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup. Terlaksananya pembangunan berwawasan lingkungan dan terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana merupakan tujuan utama pengelolaan lingkungan hidup.
Disadari sepenuhnya bahwa kegiatan pembangunan apalagi yang bersifat fisik dan berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya alam jelas mengandung resiko terjadinya perubahan ekosistem yang selanjutnya akan mengakibatkan dampak, baik yang bersifat negatif maupun yang positif. Oleh karena itu, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan seharusnya selain berwawasan sosial dan ekonomi juga harus berwawasan lingkungan.

1    Dampak Terhadap Lingkungan
Suatu kegiatan proyek akan mempengaruhi kondisi lingkungan dan akan menimbulkan dampak terhadap lingkungannya, dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan proyek ini dapat terjadi pada masa konstruksi maupun masa operasi proyek dan dapat berupa dampak positif maupun negatif bagi lingkungannya. 
Komponen-Komponen Lingkungan
Diantara komponen-komponen lingkungan yang penting, adalah
a)      Biologi, mencakup sub-komponen:
o       Jenis flora fauna darat (vegetasi dan satwa)
o       Jenis flora fauna perairan (plankton & bentos)
b)      Geofisik, mencakup sub-komponen:
o       Iklim
o       Fisiografi
o       Hidrologi
c)      Kimia, mencakup sub-komponen:
o       Kualitas udara
o       Kualitas air
d)      Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, dijabarkan:
o       Demografi industri dan kependudukan
o       Sosial ekonomi
o       Sosial budaya
v Tujuan Pembangunan Berwawasan Lingkungan (Pembangunan Berkelanjutan)
Komisi dunia untuk lingkungan dan pembangunan mendefinisikan pembangunan berkelanjutan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi mendatang.
Tujuan pembangunan berkelanjutan yang bermutu adalah tercapainya standar kesejahteraan hidup manusia dunia akhirat yang layak, cukup sandang, pangan, papan, pendidikan bagi anak-anaknya, kesehatan yang baik, lapangan kerja yang diperlukan, keamanan dan kebebasan berpolitik, kebebasan dari ketakutan dan tindak kekerasan, dan kebebasan untuk menggunakan hak-haknya sebagai warga negara. Taraf kesejahteraan ini diusahakan dicapai dengan menjaga kelestarian lingkungan alam serta tetap tersediannya sumber daya yang diperlukan.

Implementasi pembangunan berwawasan lingkungan adalah dengan reboisasi, menanam seribu pohondan gerakan bersih lingkungan tampaknya mengalami kendala yang berarti. Artinya, tidak seimbangnya antara yang ditanam dan yang dieksploitasi menjadi salah satu penyebabnya. Peraturan perudang-udangan pun tidak mampu mencegah kerusakan lingkungan ini.

Sedangkan Maftuchah Yusuf (2000), mengemukakan empat hal pokok dalam upaya penyelamatan lingkungan. Diantaranya,
-    Pertama, konservasi untuk kelangsungan hidup bio-fisik.

-    Kedua, perdamaian dan keadilan (pemerataan) untuk melaksanakan kehidupan sehari-hari dalam hidup bersama.

-   Ketiga, pembangunan ekonomi yang tepat, yang memperhitungkan keharusan konservasi bagi kelangsungan hidup biofisik dan harus adanya perdamaian dan pemerataan (keadilan) dalam melaksanakan hidup bersama.

-  Keempat, demokrasi yang memberikan kesempatan kepada semua orang untuk turut berpartisipasi dalam melaksanakan kekuasaan, kebijaksanaan dan pengambilan keputusan dalam meningkatkan mutu kehidupan bangsa.

Jika hal-hal tersebut di atas tidak segera ditindaklanjuti dan dilaksanakan dengan segera dengan cara menangkap, mengadilidan menghukum seberat-beratnya pembalak liar maka tidak lama lagi bumi akan musnah. Kemusnahan bumi juga berarti kematian bagi penduduk bumi termasuk di dalamnya manusia.

Pembangunan yang berwawasan lingkungan atau pembangunan berkelanjutan memiliki ciri-ciri tertentu, yaitu adanya saling keterkaitan beberapa sektor, antara lain lingkungan dan masyarakat serta kemanfaatan dan pembangunan. Pembangunan akan selalu berkaitan dan saling berinteraksi dengan lingkungan hidup. Interaksi tersebut dapat bersifat positif atau negatif. Pengetahuan dan informasi tentang berbagai interaksi tersebut sangat diperlukan dalam pembangunan berwawasan lingkungan, Elizabeth IEHLT.
Adapun ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan antara lain,
1.      Menjaminpemerataan dan keadilan.
2.      Menghargai keanekaragaman hayati.
3.      Menggunakan pendekatan integratif.
         4.     Menggunakan pandangan jangka panjang.

Sumber 

Macam Sumber Daya Alam


A.  Sumber daya alam berdasarkan sifatnya

  1. Sumber daya alam yang dapat diperbarui

     Sumber daya alam yang dapat diperbarui merupakan sumber daya alam yang


        apabila telah digunakan masih dapat diusahakan kembali untuk menghasilkan
        sumber daya yang baru.

   -  Ciri- Ciri Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbarui:

      a. Tidak dapat habis

      b. Dapat diperbanyak jumlahnya

      c. Dapat diperbarui melalui reproduksi dan siklus

      Contoh:

      Pembaruan sumber daya alam melalui reproduksi

      Misalnya: hewan, tumbuhan
        

      Pembaruan sumber daya alam melalui siklus

      Misalnya: udara, air

     
   2. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

      Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui nerupakan sumber daya alam yang
        yang terdapat dalam jumlah relatif statis karena tidak ada pembaruan atau
        pembetukannya sangat lama.

      Contoh: bahan mineral, batubara, minyak bumi, dll
         
         

   3. Sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya

       Merupakan sumber daya alam yang selalu ada di alam dan jumlahnya tidak terbatas
          meskipun selalu digunakan oleh manusia.

       Contoh: sinar matahari, oksigen di udara
          
B.  Sumber daya alam berdasarkan jenisnya

   1.Sumber daya alam biotik

      Merupakan sumber daya alam yang berasal dari benda hidup. Sumber daya alam
         biotik dibedakan menjadi dua, yaitu:
      - SDA Nabati
       
      - SDA Hewani
           
   2.Sumber daya alam abiotik

      Merupakan sumber daya alam yang berupa benda mati, misalnya batu kapur, pasir,
         besi,dll.
         


C.  Sumber daya alam berdasarkan kegunaannya

   1. Sumber daya alam penghasil energi

       Merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk
          memenuhi kebutuhannya yaitu dalam hal energinya. Misalnya air terjun di Jepang
          dimanfaatkan manusia untuk PLTA.
         
2. Sumber daya alam penghasil bahan baku

          Merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan
          baku industri. Misalnya adalah pohon jati yang kayunya digunakan sebagai bahan
          baku dalam industri meubel.
           

Sumber

Kingdom Plantae (Biologi), Contoh Soal, Pembahasan, Dan Penjelasan

 
1. Lumut digolongkan ke dalam tumbuhan peralihan antara tumbuhan bertalus dan tumbuhan berkormus, karena
a. daun lumut tidak berklorofil
b. jumlah spesiesnya sangat sedikit
c. memiliki daun sejati
d. belum berakar sejati
e. bersifat diploid

  • Pembahasan : Pada lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekat dengan perantaraan Rhizoid (akar semu)

2. Salah satu perbedaan antara akar dengan rhizoid adalah
a. rhizoid berupa benang/filamen, sedangkan akar berupa sel
b. rhizoid terdiri dari satu jaringan sel, sedangkan akar mempunyai beberapa jaringan sel
c. rhizoid tidak dapat menyerap air dari dalam tanah, sedang akar dapat menyerap air
d. rhizoid bertudung akar, sedang akar tidak
e. rhizoid terdapat pada kormophyta, akar pada thallophyta

  • Pembahasan : Rhizoid merupakan akar berupa filament / benang, bukan merupakan akar sejati

3. Alat kelamin betina pada tumbuhan lumut dan paku dinamakan
a. anteridium
b. arkegonium
c. sporogonium
d. oogonium
e. protalium

  • Pembahasan : Alat kelamin betina pada tumbuhan paku dan lumut adalah arkegonium (n) yang menghasilkan ovum

4. Tumbuhan lumut yang sehari-hari berwarna hijau adalah
a. sporofit
b. gametofit
c. protonema
d. prothalium
e. kloroplas

  • Pembahasan : Tubuh lumut terdiri dari sel-sel yang memiliki kloroplas. Kloroplas mengandung pigmen klorofil untuk fotosintesis. Pada lumut berbentuk talus, sel-sel yang mengandung klorofil terutama berada pada jaringan sebelah atas.

5. Ada sejenis lumut, ila dikeringkan dan disterilisasi dapat digunakan sebagai pengganti kapas. Jenis lumut tersebut adalah
a. Marchantia polymorpha
b. Anthoceros laevis
c. Sphagnum fimbriatum
d. Lycopodium clavatum
e. Marsilea crenata

  • Pembahasan : Sphagnum fimbriatum merupakan lumut gambut yang disterilkan dan digunakan sebagai pengganti kapas. Merupakan kelas Musci (lumut daun).

6. Daun paku yang berfungsi sebagai penghasil spora disebut
a. mesofil
b. tropofil
c. hidro fil
d. tropofit
e. sporofil

  • Pembahasan : sporofil adalah daun yang khusus menghasilkan spora

7. Perhatikan gambar ini


Gambar diatas adalah
a. Sporofit tumbuhan paku
b. Sporofit tanaman lumut
c. Gametofit tanaman paku
d. Sporogonium  tanaman paku
e. Gametofit tanaman paku
  • Pembahasan : itu gambar Prothalium paku sebagai Gametofit

8. Pada pergiliran keturunan golongan paku-pakuan (Pteridophyta), bagian yang merupakan fase gametofit adalah
a. sporangium
b. sel induk spora
c. protalium
d. tumbuhan paku
e. sporogonium

  • Pembahasan : protalium merupakan fase gametofit, keturunannnya vegetative, sel-selnya haploid, dan umurnya pendek

9. Meiosis pada tumbuhan paku terjadi pada saat
a. perkembangan spora
b. perkembangan protalium
c. pembentukan sel telur
d. pembentukan spora
e. pembentukan sporofit

  • Pembahasan : dari sporangium menjadi spora

10. Pada siklus hidup paku homospor, terlihat fase antara lain
a. sel induk spora � spora � protalium
b. paku � zigot � sporangium � sporofil
c. anteridium � sel telur � mikroprotalium
d. tumbuhan paku � mikrospora � mikroprotalium
e. spora � protalium � arkegonium

  • Pembahasan : lihat skema metagenesis paku

11. Tumbuhan paku dibedakan menjadi paku homospor, heterospor, dan peralihan. Dasar yang membedakannya adalah
a. cara reproduksi vegetatifnya
b. spora yang dihasilkannya
c. cara reproduksi generatifnya
d. jenis spora yang dihasilkannya
e. jumlah dihasilkan sporanya

  • Pembahasan : Paku homospor menghasilkan 1 jenis spora saja. Paku heterospor meghasilkan 2 jenis spora. Paku peralihan menghasilkan spora yang bentuk dan ukurannya sama tetapi sebagian jantan dan sebagian betina.

12. Gymnospermae dan Angiospermae tergolong dalam divisi Spermatophyta karena
a. menghasilkan sel gamet
b. menghasilkan biji
c. mempunyai bunga
d. mempunyai strobilus
e. menghasilkan buah

  • Pembahasan : Tumbuhan ini menghasilkan biji sebagai alat untuk berkembang biak yang mengandung embrio sebagai tuunan generatifnya (Embriophyta siphonogamae)

13. Phaseolus radiatus merupakan tumbuhan yang termasuk dalam familia
a. moraceae
b. papilionaceae
c. mimosaceae
d. caesalpiniaceae
e. euphorbiaceae

  • Pembahasan : Phaseolus radiates merupakan kacang hijau yang terdapat dalam kelas dikotil family papilionaceae

14. Monokotil dapat dibedakan dari dikotil berdasarkan ciri-ciri khas yang terdapat pada semua struktur di bawah ini, kecuali
a. susunan akarnya
b. susunan anatomi batangnya
c. morfologi bunganya
d. sifat haploid sel kelaminnya
e. bangun dasar daunnya

  • Pembahasan : Keempat pilihan diatas merupaka perbedaan mokotil dan dikotil kecuali pilihan d

15. Kingdom Plantae terdiri dari : Bryophyta, Pteridophyta, Spermatophyta. Ciri-ciri Bryophyta yang membedakannya dari Pteridophyta adalah
a. mengalami pergiliran keturunan, sporanya lebih dari 2 macam
b. berkembang biak dengan spora, fase sporofit lebih dominan
c. akar, batang, dan daun yang jelas, memiliki kumpulan sporangium
d. gametofit berumur lebih panjang dari sporofit, belum memiliki pembuluh angkut
e. mempunyai daun steril dan daun fertile, yang berfungsi untuk membuat spora

  • Pembahasan : tumbuhan paku mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara fase gametofit dan sporofit

16. Ciri-ciri suatu organism yang ditemukan di sepanjang sungai adalah sebagai berikut
i. Melekat di atas tanah dengan rhizoid
ii. Bertubuh kecil, pipih, dan berwarna hijau
iii. Tidak memiliki batang maupun akar sejati
iv. Sporogonium melekat pada gametofit
Organisme itu dapat digolongkan ke dalam
a. ganggang
b. jamur
c. lumut
d. paku-pakuan
e. lumut kerak

  • Pembahasan : Organisme tersebut dapat digolongkan ke dalam kelompok lumut.Ciri-ciri utama yang menunjukkan bahwa organism tersebut adalah lumut, yaitu tidak memiliki batang maupun akar sejati dan melekat di atas tanah dengan rhizoid.

17. Angiospermae sering disebut sebagai tumbuhan berbiji tertutup. Disebut berbiji tertutup karena bakal bijinya ditutupi oleh
a. kulit buah
b. endosperm
c. bakal buah
d. kulit biji tebal
e. berada dalam strobilus

  • Pembahasan : Bakal biji pada tumbuhan Angiospermae dilindungi oleh bakal buah atau daun- daun buah (karpela), sehingga disebut tumbuhan berbiji tertutup.

18. Tanaman lumut, suplir, ganggang hijau, melinjo, dan rambutan dalam pengklasifikasiannya masuk ke Kingdom Plantae dengan ciri-ciri khusus, yaitu
a. eukariotik, multiseluler, dan fotoautotrof
b. eukariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
c. prokariotik, multiseluler, dan autotrof
d. prokariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
e. eukariotik, multiseluler, dan heterotrof

  • Pembahasan : jelas pilihan a merupakan ciri-ciri khusus plantae. Fotoautotrof karena mempunyai kloroplas.

19. Lima tumbuhan yang teramsuk kelompok kormophyta, yaitu:
i. Kelapa (Cocos nucifera)
ii. Nenas (Ananas sativus)
iii. Pisang (Musa paradisiacal)
iv. Jahe (Zingiber officinale)
v. Rumput teki (Cyperus rotundus)
Persamaan ciri-ciri yang dimiliki oleh kelima tumbuhan di atas adalah
a. tulang daunnya sejajar atau melengkung
b. akar dan batangnya berkambium
c. tulang daunnya menyirip atau menjari
d. daun-daunnya kaku
e. tidak mempunyai bunga

  • Pembahasan : kelima tumbuhan diatas merupakan tumbuhan dikotil

20. Tumbuhan dengan cirri-ciri, yaitu daun berbentuk runcing seperti jarum, batang bercabang-cabang, tidak dijumpai bunga tetapi ada bagian berbentuk strobilus coklat. Berdasarkan cirri-ciri tersebut dapat disimpulkan bahwa tanaman tersebut termasuk
a. Angiospermae
b. Gymnospermae
c. dikotil
d. monokotil
e. Pteridophyta

  • Pembahasan : itu semua merupakan cirri-ciri dar tumbuhan Gymnospermae

21. Perhatikan ciri-ciri tumbuhan berikut ini.
1) Memiliki bagian bunga dengan kelipatan 3
2) Berkambium
3) Tulang daun menyirip dan menjari
4) Berakar tunggang
5) Kotiledon 1
Ciri-ciri yang menunjukkan kelompok tumbuhan dikotil adalah
a. 1-2-3
b. 1-3-5
c. 2-3-4
d. 2-3-5
e. 3-4-5

  • Pembahasan : no 1,5 merupakan cirri-ciri tumbuhan monokotil

22. Rhizoid tumbuhan lumut yang tampak seperti benang-benang berfungsi untuk
a. melekatkan diri pada substrat
b. menyerap air
c. menyerap zat hara
d. memperbanyak diri secara vegetative
e. menghisap makanan

  • Pembahasan : Pada lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekat dengan perantaraan Rhizoid (akar semu)

23. Spora pada tumbuhan lumut bersifat
a. tetraploid
b. triploid
c. diploid
d. haploid
e. sporofit

  • Pembahasan : spora pada tumbuhan lumut bersifat haploid (n)

24. Karakteristik berikut yang dimiliki tumbuhan paku adalah
a. sporofit mempunyai akar, batang, dan daun
b. sporofit mempunyai pembuluh pengangkut dan klorofil
c. gametofitnya disebut protalus
d. gametofitnya bersifat fotoautotrof
e. gametofitnya disebut sporofil

  • Pembahasan : pilihan a merupakan karakteristik utama dalam tumbuhan paku

25. Dibandingkan dengan generasi sporofitnya, generasi gametofit tumbuhan paku
a. berukuran lebih besar
b. bersifat diploid
c. mempunyai masa hidup lebih singkat
d. lebih dominan
e. bersifat triploid

  • Pembahasan : umur generasi sporofit dalam tumbuhan paku lebih panjang daripada generasi gametofitnya dan juga lebih besar.

26. Tumbuhan berikut yang termasuk dalam family Arecaceae adalah
a. Arenga pinnata
b. Elaeis guineensis
c. Areca catechu
d. Oryza sativa
e. Zea mays

  • Pembahasan : Arenga pinnata adalah aren merupakan family Arecaceae kelas monokotil.

27. Di bawah ini merupakan contoh tumbuhan monokotil, kecuali
a. Oryza sativa
b. Solanum tubermosum
c. Zea mays
d. Zingiber officinale
e. Saccharum Officinarum

  • Pembahasan : Solanum tubermosum adalah kentang merupakan family Solanaceae kelas dikotil.

28. Berdasarkan ada tidaknya daun mahkota bunga, tumbuhan berbiji tertutup dari kelas dikotil dibagi menjadi 3 subkelas, yaitu
a. monoklamida, monokotil, dan dialipetala
b. monoklamida, dialipetala, dan Cycadinae
c. simpetala, monoklamida, dan dialipetala
d. dialipetala. Solanaceae, dan Fagaceae
e. Cannaceae, Piperaceae, dan Fagaceae

  • Pembahasan : 
  • Simpetala meliputi tumbuhan dengan habitus herba, semak, perdu dan pohon. ciri utama subkelas ini adalah golonan tumbuhan yang mempunyai bunga dengan perhiasaan lengkap, terdiri dari kelopak dan mahkota, dengan daun-daun mahkota yang berlekatan menjadi satu. 
  • Monoklamida umumnya berupa pohon atau tumbuhan berkayu. Tumbuhan ini tidak mempunyai perhiasaan bunga, hanya terdiri dari kelopak bunga saja. 
  • Dialipetala meliputi habitus terna, semak, perdu, dan pohon. Ciri utamanya mempunyai bunga yang menarik perhatian dan apada umumnya menunjukkan perhiasaan bunga yang lengkap, daun mahkota umumnya saling berlepasan.

29. Di bawah ini merupakan contoh kelas dari subdivisi Gymnospermae, kecuali
a. Pinaceae
b. Cycadinae
c. Gnetinae
d. Coniferae
e. Ginkgoinae

  • Pembahasan : Keempat pilihan yang diatas selain pilihan a, merupakan subdivisi Gymnospermae. Pinnaceae subdivisi Angiospermae dan kelas monokotil.

30. Gymnospermae dibagi menjadi beberapa kelas. Kelas Ginkgoinae mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali
a. pohonnya bertunas pendek
b. tulang daun bercabang menggarpu
c. batangnya terdiri dari hipokotil yang menebal
d. bijinya mempunyai kulit luar yang berdaging dan kulit dalam yang keras
e. daunnya bertangkai panjang berbentuk pasak atau kipas

  • Pembahasan : c merupakan pilihan yang salah karena keempat pilihan yang lainnya memang benar itu adalah cirri-ciri kelas Ginkgoinae.

31. Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi 2 subdivisi, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Di bawah ini yang merupakan ciri khas tumbuhan berbiji tertutup adalah
a. biji tumbuh pada permukaan megasporofit
b. bakal bijinya diselubungi bakal buah
c. makrosporagium dan mikrosporagium terpisah satu sama lain
d. akarnya berupa akar tunggang dan batangnya bercabang
e. sporofit tersusun dalam strobilus yang berumah dua

  • Pembahasan : Angiospermae berlainan dengan golongan tumbuhan Gymnospermae, karea bakal bijinya selalu diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun-daun buah (karpela) yang merupakan bakal buah.
32. Pada tumbuhan berbiji dengan struktur mikrosporangium, hasil proses meiosis berupa
a. sporofit
b. saprofit
c. megaspore
d. buluh serbuk sari
e. mikrospora

  • Pembahasan : Pada mikrosporangium, produk meiosis berupa mikrospora. Mikrospora yang mencapai sporofit akan berkecambah membentuk buluh serbuk sari yang umbuh menju kea rah bakal biji untuk membuahi gametofit betina.
33. Tumbuhan berbiji (Spermatophyta) mempunyai habitus yang sangat bervariasi. Di bawah ini yang merupakan contoh tumbuhan perdu adalah
a. jati, kelapa, dan beringin
b. lili, krokot, dan mawar
c. sayur-sayuran, arbei, dan kelapa
d. mawar, kembang merak, dan kembang sepatu
e. lili, krokot, dan arbei

  • Pembahasan : Habitus atau perawakan tumbuhan berbiji sangat bervariasi, yaitu pohon, semak, perdu, dan herba.

34. Polytrichum dikelompokan sebagai lumut berumah satu karena
a. anteridium dan arkegonium terdapat pada satu gametofit
b. anteridium dan arkegonium terdapat pada gametofit yang berbeda
c. sporofit menumpang pada gametofit
d. gametofit menumpang pada sporofit
e. sprofit dan gametofit terpisah

  • Pembahasan : jika anteridium dan arkegonium terdapat pada satu gametofit maka disebut lumut berumah satu (monoseus).
35. Sorus adalah kumpulan sporangium yang terdapat pada
a. akar
b. batang
c. daun
d. tunas
e. bunga

  • Pembahasan : sorus adalah kumpulan sporangium yang terdapat pada sporofil. Sporofil merupakan daun yang menghasilkan spora
36. Tumbuhan paku memiliki pembuluh xylem yang berfungsi untuk
a. mengangkut air dan garam mineral
b. mengangkut hasil fotosintesis
c. melakukan fotosintesis
d. menyimpan cadangan makanan
e. menyebarkan spora

  • Pembahasan : xylem adalah pembuluh pengangkut senyawa anorganik berupa air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tumbuhan.
37. Tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae memiliki bagian-bagian berikut, kecuali
a. berkas pengangkut
b. polen
c. karpela
d. ovarium
e. ovulum

  • Pembahasan : ovarium merupakan tempat pembentukan sel telur / ovum pada hewan.
38. Pada tumbuhan lumut, meiosis terjadi di dalam
a. zigot
b. gametofit
c. sporangium
d. arkegonium
e. anteridium

  • Pembahasan : metagenesis lumut terjadinya pembelahan sel secara meiosis, yaitu pada fase sporogonium.
39. Fertilisasi pada tumbuhan dari golongan Angiospermae terjadi di dalam
a. stigma
b. stilus
c. ovarium
d. ovulum
e. karpelum

  • Pembahasan : Fertilisasi pada tumbuhan dari golongan Angiospermae terjadi di dalam ovulum
40. Tumbuhan Spermatophyta bermanfaat bagi manusia, kecuali
a. makanan
b. papan
c. kosmetik
d. dekorasi
e. konduktor

  • Pembahasan : Tumbuhan Spermatophyta bermanfaat bagi manusia antara lain unutk sayur, sandang, papan, obat, penyimpanan air, sumber oksigen, dekorasi dan kosmetik.
41. Metagenensis dalam daur hidup lumut didominasi oleh generasi
a. sporofit
b. gametofit
c. sporofit dan gametofit
d. zigot
e. spora

  • Pembahasan : fase gametofit mempunyai keturunan vegetative, sel- selnya haploid dan umurnya panjang.
42. Tubuh Marchantia berupa
a. filament
b. lembaran (talus) yang memiiki rizoid
c. tumbuhan kecil yang memiliki rizoid dan batang tak sejati
d. tumbuhan kecil yang memiliki rizoid serta batang dan daun tak sejati
e. tumbuhan kecil yang memiliki akar, batang, dan daun-daun sejati

  • Pembahasan : Marchantia merupakan lumut hati dengan tubuh berbentuk talus. Talus lumut hati berlobus seperti lobus pada hati manusia.
43. Selaginella disebut tumbuhan paku heterospora karena
a. menghasilkan spora yang sama
b. menghasilkan spora yang berbeda
c. menghasilkan spora yang berbeda jenis
d. menghasilkan gamet yang sama
e. menghasilkan gamet yang berbeda

  • Pembahasan : Selaginella merupakan tumubuhan paku heteospora.
44. Psilotum adalah tumbuhan paku yang memiliki cirri berikut, kecuali
a. memiliki pembuluh pengangkut
b. batang berklorofil
c. berdaun
d. menghasilkan spora
e. mengalami metagenesis

  • Pembahasan : Psilotum mempunyai cirri-ciri yang seperti diatas tetapi ia tidk memiliki pembuluh pengangkut.
45. Pada Equisetum,beberapa sporofil yang mengandung sporangia membentuk struktur seperti kerucut yang disebut
a. strobilus
b. tropofil
c. sorus
d. sporofil
e. indusium

  • Pembahasan : Strobilus merupakan kumpulan sporofil yang membentuk struktur kerucut pada ujung tunas fertile tumbuhan paku
46. Di bawah ini yang merupakan famili dari kelas monokotil adalah
a. famili Papilionaceae
b. famili Minosaceae
c. family Malvaceae
d. family Poaceae
e. family Casuarinaceae

  • Pembahasan : family Poaceae adalah tumbuhan Graminae yang merupakan kelas monokotil.
47. Apakah kegunaan dari indusium dalam tumbuhan paku
a. untuk melindungi sorus muda
b. untuk mengangkut air dan garam mineral
c. sebagai kotak spora
d. untuk fotosintensis
e. sebagai pelindung dari siar ultraviolet

  • Pembahasan : Indusium merupakan selaput yang melindungi sorus muda.
48. Di bawah ini yang termasuk klasifikasi lumut adalah
a. kelas Musci
b. kelas Equisetinae
c. kelas Filicinae
d. kelas Cycadinae
e. kelas Coniferae

  • Pembahasan : kelas Musci merupakan lumut daun.
49. Manfaat lumut bagi manusia adalah
a. bahan bakar
b. sandang
c. papan
d. penampung air
e. membersihkan kotoran

  • Pembahasan : Manfaat lumut bagi manusia adalah sebagai obat penyakit hepar (Marchantia) serta Sphagnum sebagai bahan bakar dan bahan pembalut.
50. Apakah Anteridum yang terdapat pada tumbuhan paku itu
a. cabang gametofit jantan
b. alat kelamin jantan
c. calon individu baru
d. tahap pertumbuhan setelah zigot
e. penyatuan 2 jenis gamet

  • Pembahasan : Anteridium merupakan alat kelamin jantan pada tumbuhan paku

KLASIFIKASI PAKU
Berdasarkan ciri tubuhnya, tumbuhan paku diklasifikasikan menjadi empat subdivisi, yaitu 
  1. Paku purba (Psilopsida)
  2. Paku kawat (Lycopsida)
  3. Paku ekor kuda (Sphenopsida)\
  4. Paku sejati (Pteropsida).

  1. Paku Purba (Psilopsida)
  • Tumbuhan paku purba yang masih hidup saat ini diperkirakan hanya tinggal 10 spesies sampai 13 spesies dari dua genus. 
  • Paku purba hidup di daerah tropis dan subtropis. 
  • Sporofit paku purba ada yang tidak memiliki akar sejati dan tidak memiliki daun sejati. 
  • Paku purba yang memilki daun pada umumnya berukuran kecil (mikrofil) dan berbentuk sisik. 
  • Batang paku purba bercabang dikotomi dengan tinggi mencapai 30 cm hingga 1 m. 
  • Paku purba juga tidak memiliki pembuluh pengangkut. 
  • Batang paku purba mengandung klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. 
  • Cabang batang mengandung mikrofil dan sekumpulan sporangium yang terdapat di sepanjang cabang batang. Sporofil paku purba menghasilkan satu jenis spora (homospora). 
  • Gametofitnya tidak memiliki klorofil dan mengandung anteridium dan arkegonium. 
  • Gametofit paku purba bersimbiosis dengan jamur untuk memperoleh nutrisi. 
  • Contoh tumbuhan paku purba yaitu paku purba tidak berdaun (Rhynia) dan paku purba berdaun kecil (Psilotum).

  1. Paku Kawat (Lycopsida)


  • Paku kawat mencakup 1.000 spesies tumbuhan paku, terutama dari genus Lycopodium dan Selaginella. 
  • Paku kawat banyak tumbuh di hutan-hutan daerah tropis dan subtropis. 
  • Paku kawat menempel di pohon atau hidup bebas di tanah. 
  • Anggota paku kawat memiliki akar, batang, dan daun sejati. 
  • Daun tumbuhan paku kawat berukuran kecil dan tersusun rapat. 
  • Sporangium terdapat pada sporofil yang tersusun membentuk strobilus pada ujung batang. 
  • Strobilus berbentuk kerucut seperti konus pada pinus. 
  • Oleh karena itu paku kawat disebut juga pinus tanah. 
  • Pada paku rane (Selaginella) sporangium terdiri dari dua jenis, yaitu mikrosporangium dan megasporangium. 
  • Mikrosporangium terdapat pada mikrosporofil (daun yang mengandung mikrosporangium). 
  • Mikrosporangium menghasilkan mikrospora yang akan tumbuh menjadi gametofit jantan. 
  • Megasporangium terdapat pada megasporofil (daun yang mengandung megasporangium). 
  • Megasporangium menghasilkan megaspora yang akan tumbuh menjadi gametofit betina.
  • Gametofit paku kawat berukuran kecil dan tidak berklorofil. 
  • Gametofit memperoleh makanan dari jamur yang bersimbiosis dengannnya. 
  • Gemetofit paku kawat ada yang uniseksual, yaitu mengandung anteridium saja atau arkegonium saja. 
  • Gametofit paku kawat juga ada yang biseksual, yaitu mengandung anteridium dan arkegonium. 
  • Gametofit uniseksual terdapat pada Selaginella. Selaginella merupakan tumbuhan paku heterospora sedangkan gametofit biseksual terdapat pada Lycopodium.

  1. Paku Ekor Kuda (Sphenopsida) 
  •  Paku ekor kuda saat ini hanya tinggal sekitar 25 spesies dari satu genus, yaitu Equisetum.
  •  Equisetum terutama hidup pada habitat lembab di daerah subtropis. 
  •  Equisetum yang tertinggi hanya mencapai 4,5 m sedangkan rata-rata tinggi Equisetum kurang dari 1m. 
  • Equisetum memiliki akar, batang, dan daun sejati. 
  • Batangnya beruas dan pada setiap ruasnya dikelilingi daun kecil seperti sisik.  
  • Equisetum disebut paku ekor kuda karena bentuk batangnya seperti ekor kuda. 
  • Batangnya yang keras disebabkan dinding selnya mengandung silika. 
  • Sporangium terdapat pada strobilus. Sporangium menghasilkan satu jenis spora, sehingga Equisetum digolongkan pada tumbuhan paku peralihan. 
  • Gametofit Equisetum hanya berukuran beberapa milimeter tetapi dapat melakukan fotosintesis. \
  • Gametofitnya mengandung anteridium dan arkegonium sehingga merupakan gametofit biseksual.
 


  1. Paku Sejati (Pteropsida) 
  •  Paku sejati mencakup jenis tumbuhan paku yang paling sering kita lihat. 
  • Tempat tumbuh paku sejati sebagian besar di darat pada daerah tropis dan subtropis. 
  • Paku sejati diperkirakan berjumlah 12.000 jenis dari kelas Filicinae. 
  • Filicinae memiliki akar, batang, dan daun sejati. 
  • Batang dapat berupa batang dalam (rizom) atau batang di atas permukaan tanah. 
  • Daun Filicinae umumnya berukuran besar dan memiliki tulang daun bercabang. 
  • Daun mudanya memiliki ciri khas yaitu tumbuh menggulung (circinnatus). 
  • Jenis paku yang termasuk paku sejati yaitu 
  1. Semanggi (Marsilea crenata)
  2. Paku tanduk rusa (Platycerium bifurcatum)
  3. Paku sarang burung (Asplenium nidus)
  4. Suplir (Adiantum cuneatum)
  5. Paku sawah (Azolla pinnata)
  6. Dicksonia antarctica.
Manfaat Tumbuhan Paku



  • Beberapa jenis tumbuhan paku dapat diamanfaatkan bagi kepentingan manusia. Jenis tumbuhan paku yang dapat dimanfaatkan yaitu 
  1. semanggi (Marsilea crenata) dimakan sebagai sayur
  2. paku rane (Selaginella plana) sebagai obat untuk menyembuhkan luka
  3. paku sawah (Azolla pinnata) sebagai pupuk hijau tanaman padi di sawah
  4. suplir (Adiantum cuneatum) dan paku rusa (Platycerium bifurcatum) sebagai tanaman hias.
METAGENESISI LUMUT


KLASIFIKASI LUMUT

Sumber


close
Jadi Agen Iklan