Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Tampilkan postingan dengan label Metode Penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode Penelitian. Tampilkan semua postingan

Prinsip Kerja dari Ekstraksi DNA

1. Preparasi sel/jaringan
Darah  yangdigunakan leukositnya, eritrosit dilisiskan dan dibuang. Secepatnya diekstraksi untuk mendapat hasil optimal,leukosit disimpan sebaiknya pada suhu 4 derajat C, penyimpanan yang lama (> 1 bulan) akan menurunkan hasil ekstraksi, volume 3 � 5 ml whole blood.
Jaringan yang diambil secepatnya diekstraksi. Penyimpanan jaringan  pada suhu -80 derajat. Jaringan yang disimpan dalam paraffin blok sulit untuk diekstraksi.

 2. Lisis membran sel/organella (nukleus)
Senyawa yang digunakan untuk melisiskan membran yaitu  Phenol : senyawa yang sangat kuat untuk melisiskan membran, tetapi toksik. Selain itu digunakan Guanidine isothicyanate : tidak toksik, digunakan sebagai pengganti phenol

3. Denaturasi senyawa organik
Untuk medenaturisasi protein yang ada digunakan senyawa Kloroform : paling banyak digunakan karena prosedur sederhana, murah, mudah diperoleh. Selain kloroform juga digunakan Proteinase K untuk  denaturasi protein tetapi  perlu inkubasi.

4. Presipitasi DNA
Digunakan senyawa Isopropanol dengan volume 1:1, atau Ethanol absolut dan sodium asetat 1:10

5. Pencucian/washing
Pencucian sisa senyawa mengunakan  Ethanol 70%
Metode-metode yang digunakan dalam ekstraksi  DNA
1. Phenol:chloroform
Mengunakan senyawa Phenol-choloroform-isoamyl alcohol, Metode standard untuk ekstraksi DNA,Akhir-akhir ini ditinggalkan, karena sifat toksik phenol
2. Salting Out
Menggunakan garam konsentrasi tinggi (NaCl 6 M), untuk medenaturisasi protein menggunakan Proteinase K untuk denaturasi protein
3. Guanidine isothiocyanate
Metode ini lebih cepat dibanding dua metode sebelumnyaThiocyanate bersifat toksik, untuk lisis dinding sel , Memerlukan chloroform untuk denaturasi protein.
4. Silica Gel
Silica gel dapat mengikat DNA dengan perantaraan garam/buffer tertentu (NaI), Cepat, tetapi recovery DNA kurang.  

Pengukuran kualitas DNA
Kualitas DNA yaitu utuh, tidak putus-putus, konsentrasinya tinggi dan tidak banyak terkontaminasi protein.  Menentukan kualitas DNA dengan Spektrofotometer pada panjang gelombang 260 nm (protein 280 nm; DNA baik apabila pengukuran pada 260:280 = 1,7 � 1,9). Satu OD = 50 ng DNA. Dilihat dengan elektroforesis, band yang tebal secara kualitatif menunjukkan DNA yang bagus

Penyimpanan DNA
DNA disimpan dalam TE buffer (tris-hydroxymethyl amino methana � EDTA), Disimpan � 80 derajat bisa tahan bertahun-tahun. Untuk kerja, sebaiknya disiapkan DNA yang sudah diencerkan menjadi 100 ng/mikroliter.  Freezing � thawing berulang dapat meyebabkan kerusakan DNA.


Menanam di Hidrogel yang Eksotik

Hydrogel mungkin sebagian besar masyarakat masih belum begitu familiar dengan media tanam ini, yaa berikut ini adalah cerita wane pada hari ini belajar menanam tanaman bunga dengan menggunakan media tanam yang disebut hidrogel. hidrogel adalah kristal kristal polimer yang dapat menyerap air, bahkan menyerap air hingga 600 kali bobotnya. setelah air terserap maka akan berbentuk kristal-kristal seperti makanan agar-agar yang terpecah.bentuknya unik sekilas mirip sekali agar. hidrogel ini juga yang bentuknya bulat-bulat seperti kelereng yang kenyal, tergantung bahan awal butiran hyrogelnya. Bahan-bahan pembentuk hidrogel biasanya terdiri dari bahan polyvinyl alcohol, natrium polyacrylate, polimer-polimer acrylate lainnya dan ko-polimer dengan kelompok hydrophilic. hidrogel ini sudah banyak sekali dipasaran terutama di toko-toko media tanam. 


Praktek langsung menggunakan hidrogel ternyata memberikan pengalaman yang unik karena saya berusaha mengkreasikan bagaimana tanaman dengan media hidrogel dapat terlihat lebih indah dan eksotik, setelah dicoba alhamdullilah memberikan pemandangan yang mempesona, cantik cantik dan cantikk... hahaha sahrini lagi...(intermezo). tanaman yang menggunakan hidrogel ini sangat cocok untuk perias ruangan, baik di ruang tamu ataupun di ruang kerja. dengan diletakan di atas meja atau di meja loby nampak akan menambah cantik ruangan.

Tidak sulit untuk membuat hidrogel ini menjadi mengembang, yang penting ada bahannya. 
Berikut saya coba jabarkan secara singkat bagaimana membuat hidrogel mekar hingga siap digunakan. pertama-tama kita siapakan kristal hidrogel, pewarna dan tanaman yang akan ditanam serta pot transparan. 
Selanjutnya siapkan air sekitar 1 liter kemudian masukan pewarna dan masukan juga kristal hidrogel sekitar 1 sendok makan. lalu biarkan selama 1-2 jam. setelah itu hidrogel akan mengembang dan membentuk seperti pecahan agar-agar.  

lalu tinggal masukan biogel ke dalam pot dan masukkan tamanan yang akan ditanam, kreasi akan muncul sendiri setelah kalian mencoba, semoga berhasil dan menarik. 
catatan: tidak semua tanaman bisa hidup segar di media ini biasanya tumbuhan -tumbuhan yang suka atau dengan banyak air. serta dalam menanam ini harus ada tambahan pupuk untuk memacu pertumbuhan tanaman dalam media biogel tersebut. 

Berikut ini foto-foto tanaman yang menggunakan media tanam hydrogel saya abadikan dengan kamera hp 










sumber foto : Rasuane Noor 
dengan kamera hp asus zonefone 4



Belajar Tentang Elektroforesis

A.    Pengertian Elektroforesis
Banyak molekul biologis seperti asam amino, peptida, protein, nukleotida dan asam-asam nukleat memiliki gugus yang dapat engion sehingga bermuatan listrik, baik sebagai kation (+) atau anion (-). Bahkan senyawa yang non polar seperti karbohidrat dapat diberi muatan dengan derivatisasi misalnya sebagai senyawa fasfat.
Elektroforesis merupakan proses bergeraknya molekul bermuatan pada suatu medan listrik. Kecepatan molekul yang bergerak pada medan lisrtik tergantung pada muatan, bentuk dan ukuran. Posisi molekul yang terseparasi pada gel dapat di deteksi dengan pewarnaan atau autoradiografi, atau pun dilakukan kuantifikasi dengan densitometer.
Banyak molekul biologi bermuatan listrik yang besarnya tergantung pada pH dan komposisi medium dimana molekul biologi tersebut terlarut. Bila berada dalam suatu medan listrik, molekul biologi yang bermuatan positif akan bermigrasi keelektroda negative dan sebaliknya. Prinsip inilah yang dipakai dalam elektroforesis untuk memisahkan molekul-molekul berdasarkan muatanya. Oleh karena partikel sol bermuatan listrik, maka partikel ini akan bergerak dalam medan listrik. Pergerakan ini disebut elektroforesis. Jika sistem koloid bermuatan negative, maka partikel itu akan menuju elektrode positif
Elektroforesis adalah teknik pemisahan komponen atau molekul bermuatan berdasarkan perbedaan tingkat migrasinya dalam sebuah medan listrik . Medan listrik dialirkan pada suatu medium yang mengandung sampel yang akan dipisahkan. Teknik ini dapat digunakan dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada pada makromolekul, misalnya DNA yang bermuatan negatif. Jika molekul yang bermuatan negatif dilewatkan melalui suatu medium, kemudian dialiri arus listrik dari suatu kutub ke kutub yang berlawanan muatannya maka molekul tersebut akan bergerak dari kutub negatif ke kutub positif. Kecepatan gerak molekul tersebut tergantung pada nisbah muatan terhadap massanya serta tergantung pula pada bentuk molekulnya. Pergerakan ini dapat dijelaskan dengan gaya Lorentz, yang terkait dengan sifat-sifat dasar elektris bahan yang diamati dan kondisi elektris lingkungan:
Fe = qE
F adalah gaya Lorentz, q adalah muatan yang dibawa oleh objek, E adalah medan listrik.
Secara umum, elektroforesis digunakan untuk memisahkan, mengidentifikasi, dan memurnikan fragmen DNA.
            Pergerakan molekul terutama tergantung di muatan yang ada pada permukaan partikel, tanda dan besarnya muatan pembawa oleh variasi group ionogenik. Tergantung kepada kekuatan molekul listrik dan pH dari medium dalam mengkateristik, sehingga pemisahan molekul dapat terjadi karena efek seleksi dan medium yang sesuai.
B.     Jenis Elektroforesis
1.      Elektroforesis kertas adalah jenis elektroforesis yang terdiri dari kertas sebagai fase diam dan partikel bermuatan yang terlarut sebagai fase gerak, terutama ialah ion-ion kompleks. Pemisahan ini terjadi akibat adanya gradasi konsentrasi sepanjang sistem pemisahan. Pergerakan partikel dalam kertas tergantung pada muatan atau valensi zat terlarut, luas penampang, tegangan yang digunakan, konsentrasi elektrolit, kekuatan ion, pH, viskositas, dan adsorpsivitas zat terlarut.
2.      Elektroforesis gel ialah elektroforesis yang menggunakan gel sebagai fase diam untuk memisahkan molekul-molekul. Awalnya elektoforesis gel dilakukan dengan medium gel kanji (sebagai fase diam) untuk memisahkan biomolekul yang lebih besar seperti protein-protein. Kemudian elektroforesis gel berkembang dengan menjadikan agarosa dan poliakrilamida sebagai gel media.
C.    Medium Pendukung
Elektroforesis untuk makromolekul memerlukan medium pendukung untuk mencegah terjadinya difusi karena timbulnya panas dari arus listrik yang digunakan. Gel poliakrilamid dan agarosa merupakan medium pendukung yang banyak dipakai untuk separasi protein dan asam nukleat. Efek penguapan juga dapat diturunkan minimal jika elektroforesis dilakukan di medium pendukung yang dicelupkan dengan larutan buffer. Pemisahan sempurna suatu campuran dapat terjadi efektif dalam zona tertentu.
Meskipun medium pendukung relatif stabil (inert), komposisinya mungkin akan menyebabkan penyerapan, migrasi elektron (elektro osmosis) atau penyaringan berdasarkan ukuran molekulnya, yang kesemuanya mempengaruhi kecepatan gerak senyawa.
1.      Cellulose asetat
Bahan ini menunjukan penyerapan minimal dan pemisahan yang jelas dari campuran dalam zona yang terpisah jelas. Oleh karena itu, komponen mudah dipisahkan dengan hasil yang baik. Bahan dengan jumlah sangat kecil memerlukan waktu pemisahan sempurna hanya satu jam, dibandingkan dengan elektroforesis kertas yang memerlukan waktu 1 malam.
Selulosa asetat kurang suka air daripada kertas sehingga buffer yang diserap juga lebih sedikit, sehingga pemisahan lebih baikdalam waktu lebih pendek. Dengan sedikitnya buffer yang terikat dalam keadaan arus tetap atau voltase tetap, akan terjadi panas yang lebih banyak.
Keuntungan lain adalah selulosa asetat tembus cahaya sehingga setelah pemisahan, dan pengecatan dapat dicuci dengan pembersih. Selulosa lebih sering dipakai untuk pemisahan protein darah termasuk glikoprotein, lipoprotein dan hemoglobin. 
2.      Larutan Buffer
Larutan buffer (penyangga) ini menstabilkan pH medium pendukung. Buffer juga dapat mempengaruhi kecepatan gerak senyawa karena beberapa hal, yaitu :
-          Komposisi
Buffer harus tidak mengikat senyawa yang dipisahkan karena akan mempengaruhi kecepatan gerak. Buffer borat dipakai untuk memisahkan karbohidrat, karena dapat membentuk gabungan yang bermuatan listrik dengan karbohidrat.
-          Konsentrasi
Dengan naiknya kekuatan ion buffer, jumlah arus listrik yang terbawa meningkat dan bagian aliran yang dibawa sampel menurun, sehingga memperlambat geraknya. Kekuatan ion tinggi dalam buffer akan meningkatkan arus keseluruhan sehingga panas juga meningkat, biasanya dipilih 0,05 -0,10M.
-          pH
Tingkat ionisasi asam-asam organik akan bertambah apabila pH bertambah, sebaliknya untuk basa-basa organik,oleh sebab itu tingkat kecepatan geraknya juga terpengaruh oleh pH. Kedua pengaruh dapat terjadi pada senyawa seperti asam aminoyang memiliki sifat asam dan basa.

3.      Medan elektrik
Apabila voltase diberikan diantara dua elektroda, arus ditentukan oleh tahanan dalam medium.
-          Voltase
Apabila jarak antara dua elektroda adalah 1 meter dan perbedaan potensial antara keduanya adalah V volt sehingga gradient potensialnya adalah V/1m. Kenaikan gradient potensial akan menyebabkan kecepatan gerak ion.
-          Aliran listrik
Arus aliran listrik dalam larutan antara dua elektroda disebabkan umumnya oleh ion buffer dan sedikit oleh ion dalam sampel. Kenaikan voltase akan meningkatkan jumlah muatan yang dipindahkan setiap detik kearah elektroda. Jarak yang ditempuh ion akan sebanding dengan  waktunya.
-          Tahanan
Medium elektroforesa menimbulkan pada aliran ion sebanding dengan jenis medium, jenis buffer dan konsentrasinya. Tahanan akan meningkat dengan bertambahnya jarak antara elektroda, namun berkurang dengan bertambahnya luas permukaan elektroda dan konsentrasi ion dalam buffer.

4.      Peralatan Elektroforesis
Alat elektroforesis terdiri dari dua bagian, yaitu bagian tenaga listrik dan elektroforesa. Bagian tenaga listrik menyediakan arus listrik searah yang stabil dilengkapi pengatur voltase maupun arus. Voltase rendah meliputi keluaran 0-500 V dan 0-150 A dengan voltase konstan atau arus konstan. Bagian elektroforesa terdiri dari elektroda, cadangan buffer dan pendukung medium elektroforesa dan tutup tembus pandang. Elektroda dapat dari stainless steel, tetapi adanya buffer dapat menyebabkan kerak, maka  elektroda platina lebih baik.
Dua wadah buffer masing-masing dibagi menjadi dua bagian yang saling berhubungan, satu tempat elektroda dan yang lain medium pendukung berhubungan dengan buffer. Ruang terpisah diperlukan supaya perubahan pH pada elektroda tidak mempengaruhi buffer yang menjenuhi medium.
5.      Aplikasi
Elektroresis voltase rendah dapat digunakan untuk pemisahan molekul besar    (BM > 1000) seperti peptide, protein dan asam nukleat. Pemisahan semalaman untuk komponen dengan berat molekul kecil sering memuaskan karena difusi berlebih, jadi komponen seperti asam amino lebih baik pada voltase tinggi.
Aplikasi elektroforesis banyak digunakan pada kesehatan dan Biokimia klinik, seperti analisa protein serum untuk mengetahui komponen yang abnormal dan perubahan rasio albumin dan globulin pada suatu penyakit.




Pengertian Kromatografi dan Jenis Kromatografi

Kromatografi adalahteknik untuk memisahkan campuran menjadi komponennya dengan bantuan perbedaan sifat fisik masing-masing komponen. Alat yang digunakan terdiri atas kolom yang di dalamnya diisikan fasa stasioner (padatan atau cairan). Campuran ditambahkan ke kolom dari ujung satu dan campuran akan bergerak dengan bantuan pengemban yang cocok (fasa mobil). Pemisahan dicapai oleh perbedaan laju turun masing-masing komponen dalam kolom, yang ditentukan oleh kekuatan adsorpsi atau koefisien partisi antara fasa mobil dan fasa diam (stationer).  Komponen utama kromatografi adalah fasa stationer dan fasa mobil dan kromatografi dibagi menjadi beberapa jenis bergantung pada jenis fasa mobil dan mekanisme pemisahannya     
 Beberapa contoh kromatografi yang sering digunakan di laboratorium diberikan di bawah ini.
a. Kromatografi partisi
Prinsip kromatografi partisi dapat dijelaskan dengan hukum partisi yang dapat diterapkan pada sistem multikomponen yang dibahas di bagian sebelumnya. Dalam kromatografi partisi, ekstraksi terjadi berulang dalam satu kali proses. Dalam percobaan, zat terlarut didistribusikan antara fasa stationer dan fasa mobil. Fasa stationer dalam banyak kasus pelarut diadsorbsi pada adsorben dan fasa mobil adalah molekul pelarut yang mengisi ruang antar partikel yang ter adsorbsi. Contoh khas kromatografi partisi adalah kromatografi kolom yang digunakan luas karena merupakan sangat efisien untuk pemisahan senyawa organik  
  b. Kromatografi kertas
Mekanisme pemisahan dengan kromatografi kertas prinsipnya sama dengan mekanisme pada kromatografi kolom. Adsorben dalam kromatografi kertas adalah kertas saring, yakni selulosa. Sampel yang akan dianalisis ditotolkan ke ujung kertas yang kemudian digantung dalam wadah. Kemudian dasar kertas saring dicelupkan kedalam pelarut yang mengisi dasar wadah. Fasa mobil (pelarut) dapat saja beragam. Air, etanol, asam asetat atau campuran zat-zat ini dapat digunakan. Kromatografi kertas diterapkan untuk analisis campuran asam amino dengan sukses besar. Kromatografi kertas dua-dimensi (2D) menggunakan kertas yang luas bukan lembaran kecil, dan sampelnya diproses secara dua dimensi dengan dua pelarut.
 
c. Kromatografi gas
Campuran gas dapat dipisahkan dengan kromatografi gas. Fasa stationer dapat berupa padatan (kromatografi gas-padat) atau cairan (kromatografi gas-cair).  Umumnya, untuk kromatografi gas-padat, sejumlah kecil padatan inert misalnya karbon teraktivasi, alumina teraktivasi, silika gel atau saringan molekular diisikan ke dalam tabung logam gulung yang panjang (2-10 m) dan tipis. Fasa mobil adalah gas semacam hidrogen, nitrogen atau argon dan disebut gas pembawa. Pemisahan gas bertitik didih rendah seperti oksigen, karbon monoksida dan karbon dioksida dimungkinkan dengan teknik ini.
 d. HPLC (high precision liquid chromatography atau high performance liquid chromatography)
Akhir-akhir ini, untuk pemurnian (misalnya untuk keperluan sintesis) senyawa organik skala besar, HPLC secara ekstensif digunakan. Bi la zat melarut dengan pelarut yang cocok, zat tersebut dapat dianalisis. Ciri teknik ini adalah penggunaan tekanan tinggi untuk mengirim fasa mobil kedalam kolom. Dengan memberikan tekanan tinggi, laju dan efisiensi pemisahan dapat ditingkatkan dengan besar.

Silika gel atau oktadesilsilan yang terikat pada silika gel digunakan sebagai fasa stationer. Fasa stationer cair tidak populer. Kolom yang digunakan untuk HPLC lebih pendek daripada kolom yang digunakan untuk kromatografi gas. Sebagian besar kolom lebih pendek dari 1 m.


Metode ELISA ( Enzyme Linked Immune Sorbent Assay )

Enzyme-Linked Immune-Sorbent Assay atau ELISA atau yang sering sebut uji kekebalan enzimatis. ELISA relatif murah dan lebih aman dibanding RIA (radio Immuno Assay) yang menggunakan bahan radiokatif dan dapat dikerjakan di laboratorium kecil tanpa alat pemecah radioaktif gamma. Metode ELISA (enzym-linked immunosorbent assay) metode dalam penelitian dengan Berdasarkan : Ikatan spesifik antara antigen (Ag) � antibody(Ab).

ELISA dipakai untuk pengujian semua antigen, hapten atau antibody. Paling banyak dipakai di laboratorium klinis, misalnya uji immunoglobulin G dan E, hormone seperti insulin, esterogen dan gonadotrofin.

Antibody yaitu Antibodi disekresi oleh Sel Plasma (Sel B), Biasanya digunakan monoklonal Antibody karena lebih spesifik untuk epitop tertentu daripada policlonal antibodi. Dapat dibeli terpisah atau dalam paket ELISA Kit, biasanya diproduksi dengan cara induksi respon imun humoral pada hewan coba ( rat, mouse) dengan cara injeksi Antigen berulang, dilakukan ekstraksi sel dan purifikasi Ab. Dapat juga diekstraksi dari manusia yang telah diimunisasi dengan Ag tertentu. 

Terdapat 2 Teknik Metode ELISA  
Teknik Kualitatif adalah   Berdasarkan bahwa tiap antibodi berikatan pada antigen yang spesifik. 
Teknik kuantitatif  berdasarkan jumlah ikatan antigen-antibodi yang ditentukan dengan nilai absorbansi. Teknik ini menggabungkan spesifitas antibody dengan kepekaan uji enzymatis dengan spektrofotometer biasa atau antigen dilekatkan pada enzyme yang mudah ditera. 

Beberapa type ELISA, sebagai berikut :
�         Direct ELISA, biasanya digunakan dengan kompetisi dan Inhibisi ELISA. Digunakan untuk deteksi antigen.
�         Indirect ELISA, antigen terikat pada plate. Digunakan untuk deteksi antibody.
�         Sandwich ELISA, antibodi terikat pada Plate. Digunakan untuk deteksi antigen.
�         Capture ELISA, antihuman antibodi terikat pada Plate. Digunakan untuk deteksi antibody. 

ELISA dapat dipakai untuk pengujian antigen lewat cara persaingan (kompetitip) atau cara antibody ganda (double antibody). Cara Persaingan. Campuran dari antigen yang dilekatkan pada enzim yang diketahui jumlahnya dengan antigen tanpa enzim yang belum diketahui jumlahnya, direaksikan dengan antibody yang dilekatkan pada permukaan padat. Setelah reaksi selesai membentuk kompleks lalu dicuci, kemudian ditambahkan substrat yang cocok untuk enzim dan aktivitas enzim diukur. Sejumlah antigen yang belum diketahui jenisnya direaksikan dengan antibody tertentu yang dilekatkan pada permukaan padat, dicuci dan direaksikan dengan antibody berenzim. Setelah dicuci lagi, ditambahkan substrat enzim khusus. Aktivitas enzim yang diuji dengan cara biasa menunjukkan jumlah antigen yang ada. Antiserum yang dicurigai, direaksikan dengan antigen khusus yang dilekatkan pada bahan padat,kemudian dicuci. Selanjutnya direaksikan dengan antibody yang bersifat anti-immunoglobulin berenzim yang akan melekat pada antibody yang tadi tererap dari anti serum mula-mula. Kompleks yang terjadi dicuci, ditambahkan substrat, aktivitas enzim sesuai jumlah antibody pada serum mula-mula.

Beberapa bahan yang digunakan dalam teknik ELISA, yaitu :
Bahan padat yang dipakai dalam ELISA termasuk selulosa, dextran berangkai silang, poliacrilamide, polistiren dan polipropilen. Bentuknya dapat berupa butiran, lempeng atau tabung.
Antigen dapat dilekatkan secara adsorpsi pasif atau diikat secara kovalen dengan sianoben-bromida.
Enzim dipilih yang aktivitasnya tinggi misalnya fosfatse alkalis dan peroksidase. Bahan pengabung yang sering dipakai adalah glutaraldehide.
Substrat paling baik jika stabil, aman dan murah. Substrat tidak berwarna yang menjadi berwarna karena perubahan oleh enzim. Misalnya : p-nitrofenilfosfat berubah menjadi p-nitrofenol berwarna kuning oleh enzim fosfatase alkalis. Substrat lain, misalnya diamino benzidine,5-aminosalisilat, O-fenilen-diamin dipakai untuk enzim peroksidase.

Material dalam metode ELISA
�         AntigenM
�         onoclonal Ab
�         Microplate
�         Blocking Buffer
�         Serum sample
�         Conjugate (secondary Ab + Enzyme)
�         Subtrate
�         Stop Sol.
Alat yang digunakan dalam metode ELISA
�         96-Wells Microplate
�         Micropipettes
�         Multichannel pipette
�         Elisa test kit
Parameters utama : Solid phase (microplate) -- 1 reactant -- Separation -- bound & free reagent -- Color development  --- enzyme


Olah Raga untuk Meninggikan Badan

Berikut ini adalah trik trik untuk meninggikan badan, semoga bisa bermanfaat dan bisa membantu terutama anak anak muda yang konsisten meningkatkan tinggi badan, dan perlu dicatat jika ingin meninggikan badan selain konsisten harus didukung asupan makanan yang bergizi. Hal-hala berikut yang perlu dilakukan bagi yang ingin tinggi yukk kita simak :
1.    Berenang
Olahraga renang sudah tidak asing lagi dan memang sangat efektif selalu dianjurkan oleh para ahli untuk meningkatkan tinggi badan. Olahraga ini membuat tubuh fit dan lebih fleksibel. Lakukan renang gaya dada lakukan minimal 20 menit setiap hari atau beberapa hari dalam seminggu.
2.    Lompat
Latihan olahraga melompat dapat dilakukan dengan berdirilah di depan bangku atau tangga setinggi kaki kemudian memulai lompat dengan satu kaki dalam sepuluh hitungan. Lalu, ulangi dengan kaki lain. Lakukan gerakan melompat hingga tiga kali. Anda bisa beristirahat di sela latihan.
3.    Lari Cepat Jarak Pendek  atau Sprint
Pada anak anak pada masa pertumbuhan snagat dianjurkan untuk olahraga lari jarak pendik karena bermanfaat meningkatkan pelepasan hormon pertumbuhan. Pada saat latihan ini menyebabkan penekanan pada otot kaki selama latihan berdampak pada pemanjangan tulang dan otot. Namun sebaiknya olahraga ini jangan terlalu sering melakukannya karena dapat menyebabkan pembengkakan pada otot dan tendon. Diataur beberapa kali dalam seminggu. 
4.    Menendang
Olahraga menendang paling banyak dilakukan oleh para pemain sepak bola tapi tendangan yang satu ini adalah dengan cara layaknya olahraga beladiri. Yaitu dengan cara berdiri dengan kaki lebar dan angkat satu kaki kemudian lakukan tendangan. Hal tersebut diulangi minimal 20 tendangan pada satu kaki dan kemudian beralih ke kaki yang lain. Lakukan latihan ini selama 20 kali, karena dapat memperpanjang tulang kering dan paha.
5.    Bersepeda
Gerakan mengayuh menggowes sepeda membuat jari kaki terus mencapai pedal. Ini merupakan peregangan yang bisa membuat kaki lebih panjang. Lakukanlah selama sekitar 10-15 menit. Anda juga dapat menggunakan sepeda statis atau stationary cycle.
6.    Lompat Tali
Orahraga ini tentunya harus memiliki tali, atau skipiing, bisa dilakukan disekitar rumah. Lakukan sebanyak 300 kali setiap hari, bisa sore atau pagi hari sesuai dengan waktu diinginkan.
7.    Berayun
Olaharaga ini dilakukan dengan cara awali posisi dengan berdiri tangga berpeganggan pada tempat pengangan lalu berayun ayun,  posisi kaki bisa lurus atau ditekuk, buatlah tubuh senyaman mungkin.. Gunakan penahan atau ambang pintu yang tinggi. Atau anda membuat sendiri Anda dapat membelinya di toko peralatan olahraga. Lakukan gerakan ini setidaknya 10 kali dalam sehari.
8.    Free Hand

Olahraga ini dilakukan dengan berdirilah tegak dalam ruangan yang luas dan tarik napas dalam-dalam. Angkat tangan letakan di tingkat bahu, lalu dorong tangan sejauh mungkin dan lepaskan napas. Ulangi 8 -10 kali. Tarik napas dan kembali memosisikan tangan. Lalu, angkat tumit sambil berdiri jinjit, hembuskan napas, ulangi 80-10 kali. Tarik napas dan angkat lengan terentang di atas kepala. Lalu ayunkan ke dalam dengan arah melingkar dan buang napas. Ulangi 80-10 kali.


close
Jadi Agen Iklan