Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Penyakit Menular yang Ditularkan Melalui Hubungan Intim Menggunakan Mulut

Semua dokter berpendapat sama bahwa beberapa jenis Penyakit Menular S*ksual (PMS) dapat ditularkan melalui Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral jika salah satu pasangan terinfeksi.  Bahkan penelitian terakhir menyebutkan bahwa Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral adalah penyebab kanker servis dan kanker mulut.  Berikut ini 3 jenis penyakit yang mungkin diderita oleh pasangan yang sering melakukan oral:

1. Gonoreadalah jenis penyakit menular s*ksual yang dapat ditularkan ke tenggorokan melalui Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral. Gonore umumnya ditularkan dari laki-laki penderita ke wanita pasangan melalui fellatio.  Fellatio adalah aktifitas Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral kepada pria dengan cara menjilat atau mengisap bagian Mr. P. Untuk pemeriksaan, biasanya dokter mengambil cairan tenggorokan. Di tenggorokan, kuman /bakteri Gonore biasanya menimbulkan peradangan, muncul nanah dan kadang-kadang nyeri.

2. Sifilis biasanya muncul pada alat kelamin atau anus. Tapi kadang-kadang muncul di bibir, sebagai akibat dari Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral. Di Inggris wabah sifilis pernah menjangkiti pria-pria gay pada awal 2000-an. Saat ini sedikitnya terjadi lebih dari 3000 kasus sifilis di Inggris setiap tahunnya.


3. Chlamydia trachomatis adalah kutu kelamin yang menjadi epidemi di kalangan kaum muda yang aktif secara hubungan intim selama tahun 2000. Diperkirakan bahwa setidaknya 10 persen orang dewasa Inggris muda mengidap Chlamydia. Kuman Chlamydia kadang-kadang ditemukan di tenggorokan, dan diperkirakan ditularkan melalui Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral, khususnya fellatio. Hubungan Intim Menggunakan Mulut / Oral dan Anal adalah jenis Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral dimana mulut melakukan stimulasi di daerah anus dengan cara menjilat atau mencium. Aktifitas ini sangat rentan dengan penularan kuman dari anus ke mulut dan tenggorokan.

4.    Hepatitis A adalah infeksi virus umum yang dapat menyebabkan sakit kuning dan perut. Penyakit ini biasanya tidak mengancam jiwa, meskipun penderita bisa merasa sangat sakit. Virus ini sering ditemukan dalam feces dengan konsentrasi tinggi dan hampir pasti virus ini juga terdapat di kulit dubur orang yang terinfeksi. Hepatitis A dapat ditularkan melalui Hubungan Intim Menggunakan Mulut / oral terutama melalui Oro Anal s*ks. Beberapa wabah epidemik telah dilaporkan terjadi di komunitas laki-laki gay.

5.  Hepatitis B adalah infeksi virus yang umum terjadi di negara-negara sekitar Mediterania. Hepatitis B umumnya diderita oleh orang yang pernah memiliki penyakit menular s*ksual dan pengguna narkoba. Partikel Virus Hepatitis B ditemukan dalam air mani, tinja, air liur, serta darah. Ada bukti jelas bahwa Hepatitis B dapat ditularkan melalui hubungan vagina dan anus, tetapi belum terbukti apakah dapat menular melalui s*ks oral. Tapi tentu saja, risiko penularan tetap ada secara teoritis.

6. Hepatitis C adalah infeksi virus yang ditransmisikan dengan cara yang mirip dengan hepatitis B dan sangat sering diderita oleh pengguna narkoba. Ada bukti terbatas bahwa hepatitis C dapat menular melalui hubungan Hubungan Intim Menggunakan Mulut / s*ks oral melalui mulut dan anus.

7. Jenis cacing Threadworms dapat ditularkan melalui kontak s*ks oral melalui mulut dan anus (oro-anal) atau dengan fellatio (setelah hubungan s*ks melalui) dubur.
Sumber : artikel dari sitasi status facebook 
sumber foto : www(dot)methodsofhealing(dot)com/could-oral-sex-cause-cancer/


Human Chorionic Gonadotropin (HCG) :Tidak Berkembangnya Mr P.

Suatu fenomena dimana terjadinya pada anak laki �laki memiliki ciri-ciri biasa gejala Kelamin yang tidak berkembang, Testis atau biji peler yang tidak turun alias terbenam terus atau turunnya tidak normal, infertil atau gak subur. Gejala ini sering juga terlihat disebut memiliki Mr P. yang kecil atau Mikropenis.  Kejadian ini dikenal dalam bahasa Inggris dengan sebutan Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Tidak berkembangnya organ tubuh secara normal menyebabkan tak sedikit mental para pria tidak berkembang pula secara sempurna, karena deficiency hormon yang dialaminya dalam hidup.

Sayangnya banyak orang yang tidak tahu bahkan orang tua kita sendiri, mulai dari makan daging (sapi, babi dan ayam) saat sedang mengandung anak, seperti junk food, dan sebagainya. Pada akhirnya setelah bayinya lahir ternyata anak nya itu kelak kemungkinan bisa mengalami hipogonad, dan juga bagi anak anak yang sering memakan makanan yang diproses dengan pembungkus dari bahan plastik yang kata Prof Dr Wimpie P mengandung zat sejenis estrogen (hormon wanita) sehingga mensupport atau menambah parah hipogonad yang terjadi pada tubuh si penderita hipogonad tersebut.

Artikel  disitasi dari blog sahabat  ; djjars.blogspot.com


HIV dan AIDS

Di hari peringatan hari AIDS sedunia jatuh pada tanggal 1 Desember tepaatnya hari ini, Hati saya tergugah untuk share/ berbagi bagaimana penyakit tersebut bisa menyerang dan bisa menjadi mematikan bagi umat manusia di muka bumi ini, berikut saya kupas secara gamlang apa itu penyakit HIV AIDS. semoga kita selalu terhindar dari penyakit mematikan ini.

Pengertian HIV AIDS
Penyakit AIDS ( acquired immunodeficiency syndrome) adalah penyakit yang menyerang sistem imun di tubuh  yang disebabkan oleh HIV (human immunodeficiency virus). HIV adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS dan jika penyakit akibat infeksi HIV ini berlanjut, maka akan berubah menjadi bentuk lebih parah yaitu penyakit AIDS.
Bentuk dan struktur virus HIV

  Gejala penyakit HIV/AIDS

Gejala penyakit HIV/AIDS bergantung pada fase infeksinya. Majoritas orang yang terinfeksi HIV mengalami gejala mirip flu dalam waktu 1 � 2 bulan setelah virus masuk dalam tubuh. Kelainan ini disebut sebagai infeksi HIV primer atau akut, yang dapat berlangsung selama beberapa minggu. Gejalanya dapat berupa demam, nyeri otot, ruam kulit (bercak-bercak merah di kulit), sakit kepala, sakit tenggorokan, timbul luka borok di mulut dan kemaluan, kelenjar getah bening terutama di leher membengkak, nyeri sendi, berkeringat malam hari, diare. Meskipun gejala infeksi HIV primer dapat sedemikian ringan sehingga tidak disadari, tetapi jumlah virus yang ada di dalam aliran darah (viral load) sangat tinggi saat itu. Akibatnya, infeksi HIV

lebih gampang menular selama infeksi primer ini dibanding fase infeksi yang lebih lanjut. Pada orang-orang tertentu, pembengkakan kelenjargetah bening tidak menghilang, dan fase ini disebutsebagai fase klinik laten dari HIV. Pada fase ini,
HIV masih berada di dalam tubuh, dan selain dalambentuk bebas juga berada di dalam sel-sel darah putih yang terinfeksi.

Fase laten ini umumnyaberlangsung sampai 8 � 10 tahun, di mana sebagian orang tetap berada dalam fase ini untuk waktu yang lebih lama dan sebagian lainnya berkembang menjadi bentuk yang lebih berat. Saat virus terus berkembang-biak dan menghancurkan sel-sel imun, orang bersangkutan akan mengalami infeksi ringan atau gejala kronik seperti demam, rasa letih, kelenjar getah bening membengkak, diare, berat badan menurun, batuk-batuk dan sesak napas. Jika orang yang menderita infeksi HIV ini tidak diobati, maka penyakit akan berkembang menjadi AIDS dalam waktu sekitar 10 tahun. Jika sudah timbul penyakit AIDS, sistem imun seseorang sudah mengalami kerusakan parah, sehingga orang bersangkutan mudah terkena infeksi oportunistik (infeksi akibat bakteri atau jamur). Tanda dan gejala penyakit AIDS adalah: tubuh menjadi basah kuyup akibat keringat malam hari, menggigil ataudemam lebih dari 380 C selama beberapa minggu, batuk dan sesak napas, diare kronik, timbul bercak- bercak putih aneh di lidah atau mulut, sakit kepala, rasa letih berkepanjangan yang tidak dapat dijelaskan sebabnya, penglihatan kabur atau terganggu.

Cara penularan HIV

IV dapat ditularkan melalui darah, air mani, atau cairan vagina yang terinfeksi dan masuk ke dalam tubuh. Penularan tidak dapat terjadi dengan memeluk, berciuman, berpegangan tangan dengan penderita HIV atau AIDS, dan tidak dapat ditularkan

melalui air, makanan, atau gigitan nyamuk/ serangga. Kontak seperti apa yang dapat menyebabkan Seseorang dapat tertular HIV karena
         Hubungan seksual. Seseorang dapat tertular jika melakukan hubungan seksual secara vaginal, anal, atau oral dengan pasangan yang mengalami infeksi HIV, dan darah, air mani, atau cairan vagina masuk dalam tubuh. Virus dapat masuk dalam tubuh melalui luka atau robekan halus yang kadang- kadang terjadi selama aktivitas seksual secara anal atau vaginal.
         Transfusi darah. Meskipun jarang, virus dapat ditularkan melalui tranfusi darah. Saat ini baik PMI maupun bank darah telah melakukan skrining terhadap antibodi HIV, sehingga risikonya kecil sekali.
         Berbagi jarum suntik. HIV dapat ditularkan melalui jarum atau alat suntik yang tercemar darah yang terinfeksi. Berbagi peralatan suntik meningkatkan risiko terkena infeksi HIV maupun hepatitis.

         Ibu ke anak. Ibu yang terinfeksi dapat menularkan penyakitnya selama hamil, persalinan, atau saat menyusui. Tetapi jika ibu mendapatkan pengobatan 

untuk HIV selama kehamilannya, risiko terhadap bayinya jauh berkurang.
Faktor risiko HIV/AIDS

Saat pertama kali HIV/AIDS muncul, penyakit ini terutama terjadi pada laki-laki homoseksual. Meskipun demikian, saat ini terbukti juga dapat terjadi akibat hubungan heteroseksual. Setiap orang, dengan usia berapun, ras apapun, jenis

kelamin apapun, cara hubungan seksual apapun dapat terinfeksi, tetapi risiko seseorang untuk menderita HIV/AIDS lebih tinggi jika:
         Melakukan hubungan seksual tanpa proteksi. Artinya tidak menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual. Seks secara anal lebih berisiko dibanding seks secara vaginal. Risiko ini meningkat jika seseorang berganti-ganti pasangan.
         Menderita penyakit akibat hubungan kelamin. Sebagian besar penyakit akibat hubungan kelamin menyebabkan timbulnya luka terbuka di alat kelamin, sehingga merupakan pintu masuk bagi HIV ke dalam tubuh.
         Pengguna narkoba suntikan. Pengguna narkoba suntikan biasanya berbagi alat suntik, sehingga mudah tertular dengan darah yang tercemar.
         Tidak menjalani sunat. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang tidak disunat mempunyai risiko lebih tinggi tertular HIV akibat hubungan heteroseksual.

Bagaimana kita dapat mengetahui seseorang mengidap HIV dari rupanya : secara langsung tidak bisa, karena tidak setiap penderita HIV kelihatan sakit, dan banyak orang tidak mengetahui kalau dirinya mengidap HIV.

Apa yang dapat dilakukan untuk melindungi diri sendiri atau orang lain dari infeksi HIV?
         Gunakan kondom saat melakukan hubungan seksual baik secara vaginal, anal, atau oral dengan orang yang berisiko menderita infeksi HIV.
         Belajarlah melakukan seks yang aman.
         Jangan berbagi jarum dan alat suntik. HIV dapat hidup pada alat suntik sampai 1 bulan atau lebih.
         Pergilah ke ahli tatto yang profesional dan bersertifikat jika ingin mentatto tubuh anda.
         Jangan berbagi sikat gigi atau alat cukur dengan orang yang berisiko menderita infeksi HIV.
          Mintalah ke dokter untuk dilakukan tes HIV jika anda hamil atau  berencanakan kehamilan. Jika tes HIV anda positif, carilah pengobatan yang dapat mencegah penularan HIV ke bayi anda
         Jangan menyusui jika anda HIV positif.

Disadur dari Serie Pengenalan Penyakit HIV/AIDS
Penulis: Dr. P.J.Gunadi Budipranoto SpFK



Penyakit Menular Sexual Sifilis

Epidemiologi :  Disebabkan oleh Treponema palladium, yaitu sebuah bakteri yang berbentuk spiral atau disebut dengan spirochete. Menyerang usia 20-35 tahun, lebih lazim di perkotaan. Dilaporkan bahwa jumlah kasus Sifilis meningkat di Negara industry dihubungkan dengan penggunaan Narkoba dan pelacuran. Penularan terjadi melalui kontak langsung antara luka di kulit yang bernanah atau membengkak dengan selaput lendir atau dengan cairan tubuh seperti air mani, darah, dan cairan vagina selama melakukan senggama. 

Sedangkan, untuk penularan melalui oral seks dapat terjadi jika pada mulut orang yang berkontak dengan genitalia terdapat sobekan luka sehingga virus dan bakteri

dapat masuk ke dalamnya.
Transfusi darah pada donor yang berada dalam tahap awal infeksi Sifilis dapat menyebabkan penularan. Selain itu ibu yang hamil dan terinfeksi Sifilis pun dapat menulari bayi yang dikandungnya. Hal tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya kematian bayi saat dilahirkan di daerah endermis.
Masa Tunas : 1-4 Minggu

Gejala Umum :  Bintil-bintil berair seperti cacar disertai timbulnya luka yang tidak terasa nyeri di sekitar kelamin yang dikenal sebagai chancre. Umumnya di tempat hubungan pertama kali terjadi (penis, leher rahim, dubur, dinding belakang kerongkongan /faring). Biasanya sembuh tanpa diobati, tetapi bakteri sifilis tetap ada dalam

tubuh.

Gejala Khusus : Setelah beberapa waktu, kuman kemudian memasuki darah, dalam waktu 1-3

bulan muncul tahap kedua. Pada tahap ini ditandai dengan munculnya ruam yang menyebar pada kulit, termasuk pada telapak tangan dan kaki, selain itu dapat juga terjadi pembengkakan kelenjar; pasien mungkin mengalami gejalaserupa flu. Setelah masa laten selama 5-20 tahun dengan sedikit atau tanpa gejala, Sifilis pada stadium lanjut dapat merusak organ tubuh termasuk jantung dan mata yang mungkin dapat mengakibatkan kebutaan dan demensia. Selain ituSifilis juga menyerang susunan saraf pusat atau sistem kardiovaskular, yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian muda. Pengobatan yang baku untuk sifilis awal adalah suntikan penisilin benzatin satu kali.

Jenis Tes : Tes serologi dari darah atau cairan serebrospinal.





Kenali Gejala-Gejala Tertular Virus Rabies

Anjing merupakan kambing hitam penyakit rabies (anjing yang tekena disebut anjing gila), meski binatang berdarah panas yang lain, seperti kucing, kera, rubah, dan kelelawar, juga bisa menjadi penular. Selain di jaringan syaraf virus rabies yang masuk famili Rhabdovirusdan genus Lyssavirus itu ada di air liur hewan perantara.
Maka penularan umum melalui gigitan atau jilatan binatang pembawa virus pada kulit yang terluka, hingga terjadi infeksi. Setelah itu virus berkembang di otot sekitar gigitan dan menjalar di otak, lantas berkembangbiak.
�Target virus rabies adalah jaringan syaraf di sistem syaraf pusat � kata Ngurah Mahardika, pakar ahli Virologi Universitas Udayana, Bali. Virus menuju otak dengan kecepatan tigamilimeter per jam, perjalanan secara neurologik atau melalui serabut syaraf. Dari syaraf pusat, virus berpindah lagi ke jaringan nonsaraf seperti air liur.

bagian -bagian virus rabies

struktur dan bentuk virus rabies
Karena itu lokasi gigitan pun menentukan kecepatan perkembangan penyakit. Semakin dekat ke otak semakin cepat fatal.  Mahardika menyebutkan, hasil penelitian menunjukkan tingkat kematian penderita rabies tertinggi dijumpai pada korban gigitan di daerah kepala atau muka (40-80%), tangan (15-40%), dan kaki (5-10). Ada juga faktor lain yang menentukan perkembangan penyakit, seperti jumlah dan tingkat keparahan gigitan, konsentrasi virus yang masuk, dan kekebalan tubuh korban.
Beberapa vaktor membuat variasi masa inkubasi sangat lebar. Umumnya, waktu antara gigitan dan timbulnya penyakit rabies pada hewan dan manusia itu adalah satu sampai dua bulan. Tapi bisa juga sangat cepat, yakni satu minggu sampai sampai cukup lama hingga satu tahun.
Untuk itu perlu dicermati gejala tertular rabies : terasa kaku dan nyeri di lokasi gigitan, pusing, demam tinggi, mual, produksi air mata dan liur berlebih (hipersalivasi), serta sensitif dan takut air (hidrofobia), dan udara (aerofobia). Pada tahap lanjut dada terasa sesak dan terjadi kelumpuhan. Biasanya penderita meninggal 4-6 hari setelah gejala klinis timbul. Mengiangat begitu cepatnya virus menyerang, pertolongan pertama harus cepat dilakukan, yaitu mencuci luka dengan air mengalir sekitar 15 menit, kemudian di beri antiseptik.

Pada binatang yang terjangkit rabies, ada banyak tanda, penakut atau malah tambah galak, bersembunyi di tepat dingin dan gelap, nafsu makan berkurang, air liur berlebihan, ekor menyelip diantara kedua paha, kejang-kejang, dan lumpuh.


Macam - Macam Penyakit Menular Seksual

GO / Gonorrhea ( Kencing Nanah )
Penyakit menular seksual ini yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva). Gonorrhea  disingkat dengan GO sering sebut penyakit kencing nanah, karena penderita pada penis akan mengeluarkan nanah berwarna putih kuning atau putih kehijauan.  Penyakit Gonorrhea dapat menyebar melalui aliran darah kebagian tubuh lainnya, teutama kulit dan persendian. Gejala-gejala penyakit ini sangat mudah dideteksi dan diketahui terutama untuk laki-laki.

Ciri-ciri penderita Gonorrhea adalah terasa sakit perih ketika buang air kecil, kadang-kadang pada waktu kencing atau sesudah kencing akan terasa nyeri beberapa saat, setelah itu tidak terasa lagi. Ciri selanjutnya penis akan mengeluarkan cairan putih kekuning-kuningan atau kehijau-hijaun. Jika anda menemukan dua gejala itu pada diri anda bisa dipastikan anda telah terinfeksi bakteri ini. Akan tetapi lebih akuratnya periksa ke para medis.
Pada wanita gejala ini agak lebih sulit diketahui, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Penderita seringkali tidak merasakan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit tersebut hanya setelah pasangan hubungan seksualnya tertular. Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina, dan demam. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan nyeri pinggul yang dalam ketika berhubungan seksual.

Pengobata Penyakit Gonorrhea  
Penyakit ini termasuk mudah disembuhkan, asal tidak terlambat. Begitu ada gejala itu segera tanpa menunggu lama pergilah ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk di berikan obatnya. Jangan sekali-sekali membeli obat sendiri, karena obat itu harus sesuai dengan resep dokter. Kalau tidak ada dokter spesialis, dokter umum juga bisa, namun lebih dianjurkan langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan memberikan 3 jenis obat untuk di makan selama seminggu. Setelah itu anda harus datang kembali untuk memeriksa ke dokter yang sama.

2. Sifilis Atau Raja Singa
Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum , penyakit ini sangat berbahaya, karena mengganggu otak dan fungsi organ lainnya,  Penularannya terjadi lewat hubungan seksual yang tidak sehat. Bakteri ini masuk kedalam tubuh melalui selaput lender (vagina atau mulut) atau melalui kulit. Dalam beberapa jam, bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat, kemudian menyebar keseluruh tubuh melalui darah. Sifilis juga dapat menginfeksi janin dalam kandungan dan janin bisa berakibat cacat bawaan.
Gejala-gejala penderita Sifilis.
Gejala penyakit ini mirip dengan gejala sejumlah penyakit lain. Ciri awalnya dimulai dengan lecet yang tida terasa sakit pada penis atau kemaluan dan berkembang dalam tiga tahap, yang dapat berlangsung lebih dari 30 tahun.
Gejala-gejala umum yang timbul penderita Sifilis:
         Muncul benjolan di sekitar kelamin
         kadang-kadang disertai pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati.
         Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah berhubungan seksual.
         selama 2-3 tahun pertama, penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun. Namun setelah 5-10 panyakit ini menyerang susunan saraf otak, pembuluh darah, dan jantung.
         Pada perempuan penyakit ini dapat menular pada bayi yang di kandung.

Pengobatan penderita Sifilis:
Antibiotik dapat menghentikan aktivitas bakteri penyebab sifilis, namun menggunaanya harus sesuai resep dokter. Jadi, Jika anda merasakan gejala diatas maka segera periksakan diri, selanjutnya ikuti saja petunjuk dokter.

3. Herpes Genitalis (Herpes Kelamin)
Penyebab herpes adalah Virus Herpes Simplex (HSV) dan di tularkan melalui hubungan seks, baik vaginal, anal atau oral yang menimbulkan luka atau lecet pada kelamin dan mengenai langsung bagian luka/bintil/kutil.
Gejala awal biasanya berupa gatal, kesemutan dan sakit. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil, yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar, dan akan membentuk keropeng.
Herpes timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan dengan orang yang mempunyai penyakit tersebut. Tetapi antara 5-10 hari, gejala ini akan hilang dan muncul kembali. Gelaja ini timbul tergantung daya tahan tubuhnya. Pengobatan yang terbaik adalah segera kunjungi dokter anda dan ikuti petunjuknya.

4. Penyakit Klamidia
Kondisi ini mempunyai gejala mirip gonore, walaupun bisa juga beraksi tanpa gejala. Di Amerika, klamidia termasuk yang paling dapat diobati, tetapi telah menginfeksi sekitar empat juta orang setiap tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotika.
Disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi ini biasanya kronis, karena sebanyak 70% perempuan pada awalnya tidak merasakan gejala apapun sehingga tidak memeriksakan diri.
Gejala yang ditimbulkan : Cairan vagina encer berwarna putih kekuningan; Nyeri di rongga panggul; Perdarahan setelah hubungan seksual.
Komplikasi yang mungkin terjadi : Biasanya menyertai gonore; Penyakit radang panggul; Kemandulan akibat perlekatan pada saluran falopian; Infeksi mata pada bayi baru lahir; Memudahkan penularan infeksi HIV.

5. Kutil Kelamin
Penyakit Kutil Kelamin disebabkan oleh Human Papiloma Virus.
Gejala yang ditimbulkan : tonjolan kulit seperti kutil besar disekitar alat kelamin (seperti jengger ayam). Komplikasi yang mungkin terjadi : kutil dapat membesar seperti tumor; bisa berubah menjadi kanker mulut rahim; meningkatkan resiko tertular HIV-AIDS. Tidak perlu mendeteksi laboratorium karena langsung dapat terlihat oleh mata biasa.

6. Hepatitis B/C.
Penyakit ini juga banyak disebabkan oleh hubungan seks yang tidak aman. Hepatitis B dapat berlanjut ke sirosis hati atau kanker hati. Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC).
Proses Penularan Penyakit Hepatitis C:
Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi) Serangga yang menggigiti penderita lalu menggigit orang lain disekitarnya. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.
Gejala Hepatitis C:

Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Beberapa gejala yang samar diantaranya adalah: Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning yang disebut "jaundice" (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal. Transferfactor Sebagai Nutrisi Terbaik & Terlengkap Untuk Penderita Hepatitis Perawatan terbaik untuk penderita hepatitis adalah menguatkan sistem imun. Sistem imun telah diciptakan untuk menyembuhan tubuh sendiri dari berbagai penyakit seperti penyakit yang muncul karena serangan virus. Sistem imun yang kuat dapat melawan virus yang menyerang hati penderita hepatitis, baik itu hepatitis A, B dan C. Transfer factor plus dapat menguatkan sistem imun hingga 437 %, peningkatan kekuatan sistem yang sangat signifikan akan melawan virus hepatitis. Transfer factor trifactor formula dan transferfactor riovida dapat menguatkan sistem imun hingga 283%. Transferfactor merupakan protein kecil yang terdiri dari 44 rantai asam amino. Protein ini ini dibutuhkan oleh penderita hepatitis, terutama hepatitis A yang membutuhkan protein tinggi. Kandungan rantai asam amino yang tinggi akan mempercepat proses regenerasi sel-sel hati yang rusak karena terserang virus.


Penyakit Leukemia atau Kanker Darah

Pengertian Penyakit Leukimia
Leukimia adalah suatu penyakit dimana ketika sel darah bersifat kanker yakni membelah tak terkontrol dan menggangu pembelahan sel darah normal. Leukemia berasal dari bahasa yunani yaitu : leukos = putih, haima = darah. 

Jenis jenis Penyakit Leukemia
a. Berdasarkan Asal Sel Kanker
  • Miolosit / Myelogeneus leukemia yaitu jika sel darah kanker berasal dari sel darah merah, granulosit, makrofage dan keping darah.
  • Limposit / Lymphocyte leukemia yaitu jika sel leukemia berasal dari sel limposit.
b. berdasarkan cepatnya perkembangan kanker
  •  leukemia akut yaitu bila waktu hidup penderita tanpa pengobatan dalam hitungan minggu.
  •  leukemia kronis yaitu bila waktu hidup penderita tanpa pengobatan dalam hitungan tahun.

Hasil scanning dengan microskop elektron pada limposit T yang merupakan salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam imunitas tubuh. Jika sel darah leukemia berasal dari sel ini maka disebut lymphocytic /limposit. Lymphocyte leukemia Patologis bisa dibedakan beberapa tipe leukemia dengan bentuk luar sel seperti pada sel leukemia berambut, yang merupakan contoh lymphocytic leukemia kronis.

Mengapa Leukimia terjadi? 
Fibroblast growth factors (FGFs) termasuk dalam kelompok pleiotropic heparin-binding growth factors. FGFs yang diproduksi sel leukemia mengganggu fungsi autokrin dan parakrin pada tulang sumsum dan dapat menstimulasi diproduksinya sitokin oleh sel stromal dan endothelium. FGFs juga mengacaukan variasi tipe sel mesodermal dan neuroectodermal

yang mengakibatkan perubahan proliferasi, pergerakan, ketahanan, dan diferensiasi sel. FGFs mengacaukan aktivitas itu dengan berikatan dengan reseptor protein kinase dan permukaan sel heparan sulfate proteoglycans.

Ciri-ciri dan symtoms leukemia
Kekurangan sel darah merah fungsional = kulit pucat, mudah lelah, nafas pendek
Kekurangan sel darah putih fungsional = mudah terinfeksi penyakit
Kekurangan keping darah = mimisan, gusi meradang atau berdarah, timbul bintik-bintik merah sebesar biji jagung pada kulit.

Penyebab Leukemia
  • Radiasi seperti saat Pemboman di Hisroshima dan Nagasaki
  • Penggunaan zat-zat kimia tertentu, seperti benzene
  • Virus HTLV ( T-cell Leukemia Viruses ) I dan II
  • Penyakit menurun, seperti sindrom down 
Penyebab Leukemia Domestic Cat Virus yang berhubungan dengan leukemia sangat jarang dari manusia, tapi biasanya dari hewan, seperti ayam, tikus, dan kucing. Feline leukemia virus (FeLV)menyebabkan penyakit pada 'domestic cat'. Gejalanya seperti penurunan berat dan anemia Diagnosa Leukemia Pada orang sehat, sekitar 45 % dari volume darah terdiri dari sel darah merah (dominan). 

Pengobatan Pada Penderita Leukemia 
Pengobatan leukemia tergantung pada tipe dan tingkat leukemia serta disesuaikan pada setiap individu pasien. Pada umumnya (leukemia akut dan kronis), dilakukan kemoterapi dimana menggunakan obat yang membunuh sel sel yang membelah terlalu cepat, Rosy Periwinkle yang ditemukan di hutan mandagaskar digunakan untuk pengobatan leukemia. Tumbuhan ini terancam punah.

Radiasi juga digunakan untuk membunuh sel leukemia yang berakumulasi di berbagai bagian tubuh, seperti otak dan saraf (leukemia akut); saluran limfa (leukemia kronik). Jika tidak diobati, sel leukemia pada otak dan saraf dapat mengakibatkan sakit kepala, pandangan kabur, pusing, bengkak daerah yang terinfeksi. 

o Prosedur : penghancuran sel leukemia dengan radiasi total dan kemoterapi dosis tinggi
o Kerugian : sel pembentuk darah pada sumsum tulang ikut dihancurkan
o Solusi : transplantasi sumsum dari saudara kandung atau keluarga dekat

� Laser radiasi sinar gamma Dengan dosis tinggi dilokalisasikan pada daerah tempat berakumula sinyal sel leukemia.

� Transplantasi stem cell Pada pasein yang masih muda, bila kemoterapi tidak memungkinkan berhasil atau dapat menimbulkan kekambuhan, maka transplantasi sel dapat dilakukan. Stem cell : sel yang tidak berdiferensiasi yang dapat menghasilkan sel bertipe sama dengan sel yang ditransplantasikan. Stem cell diberi antibody agar dapat berikatan secara selektif. Yang negatif ( sel tumor ) dibuang sedang yang positif ( sehat ) dibiarkan hidup di laboratorium. Teknik ini disebut pencucian stem cell. Setelah melakukan kemoterapi dan radiasi, stem cell pasien dikembalikan ke aliran darah. Stem cell akan menuju ke tulang sumsum dan memulai proses pembentukan darah.

Keuntungan dan Kerugian Transplantasi Stem Cell
Keuntungan : Sistem imun tidak akan aktif untuk membunuh sel hasil transplantasi
Kerugian : memerlukan waktu yang cukup lama agar sel dapat berfungsi dengan baik

� Immunoterapi. Pada teknik ini, sel hibridoma ( sel yang terdiri dari sel kanker yang dapat membelah terus menerus dan limfosit B yang dapat memproduksi antibodi tertentu ) memproduksi antibodi monoklonal. Antibodi monoklonal diinjeksikan ke tubuh pasien menuju ke permukaan sel leukemia mengantar substansi radioaktif tepat ke sel leukemia kemudian membunuh sel leukemia dengan efek minimal pada sel sehat Contoh penggunaan immunoterapi pada leukemia berambut BL22 merupakan immunotoksin yang berasal dari RFB4 MoAb and Pseudomonas exotoxin. Ukuranya sangat kecil sehingga sangat efektif untuk mempenetrasi sel leukemia. BL22 akan berikatan dengan reseptornya, yaitu CD22 yang merupakan glikoprotein dan masuk ke dalam sel leukemia. BL22 akan diproses dan ditranslokasikan ke sitosol. Di sitosol, BL22 akan mengaktalisis ADP ribosylation untuk perpanjangan factor 2 (ADP-r- EF2) dan menyebabkan kematian sel leukemia

� Vaksinasi Terapi Gen 

Struktur retrovirus 
B.Virus berikatan dengan reseptornya pada permukaan sel target
Virus akan masuk ke sel target (leukemia) dan melepaskan intinya ke sitoplasma. Terjadi reverse transkripsi dengan menggunakan enzim recerse transkriptase virus sehingga menghasilkan double helix DNA. DNA masuk ke nukleus dan berikatan dengan genon sel inang. Karena gen virus telah digantikan dengan transgene, maka hanya akan terbentuk transgen protein. Protein ini akan akan meningkatkan sistem imun untuk melawan sel leukemia
 
Apakah Orang Sehatpun Bisa Kena Leukimia
Orang yang tampak sehat, bisa saja ada riwayat memiliki penyakit bawaan, berisiko menjadi pasien Leukemia. Penyakit leukemia yang dikenal kanker sel darah putih, salah satu jenis penyakit mematikan ini bisa menyerang mereka yang semula terlihat bugar. Begitu menyerang manusia, Penyakit kanker tersebut mampu membuat angka harapan hidup merosot drastis. Tak hanya terkait kekebalan tubuh yang menurun tajam akibat darah putih--sebagai sistem imun yang tidak normal, penyakit ini juga membuat mental pasien ikut anjlok, sehingga proses penyembuhan pun menjadi kian sulit. Kanker darah ini cenderung menyerang individu di grup usia 50-an ke atas. Namun dilaporkan pula banyak kasus leukemia saat ini terjadi di kalangan anak dan usia muda yang berujung kematian. Berdasarkan laporan pasar medis, hampir 100 ribu orang tiap tahun terserang kanker darah putih. 

Apa sebenarnya pemicu kanker tersebut. Hingga kini penyebab pastia utama leukemia masih menjadi perdebatan di kalangan pakar, mengingat sebagian besar pasien leukemia menderita akibat kelainan genetika atau bawaan. Namun, bukan berarti, anda yang tidak memiliki kelainan genetik dapat tenang. Ada beberapa penyebab gangguan kesehatan yang terbukti membuka peluang seseorang terpapar Leukemia. Berikut ini adalah beberapa hal yang meningkatkan risiko tersebut dan sebaiknya anda mewaspadainya sejak dini, baik terhadap diri sendiri maupun keluarga.

Human T-Cell Leukemia Virus, Ini merupakan satu jenis virus yang menyebar akibat berbagi jarum suntik. Penularan virus ini juga ditimbulkan lewat hubungan seksual, atau ibu pembawa virus yang tengah menyusui bayinya. Apabila terinfeksi oleh virus Human T-Cell Leukemia, otomatis peluang terpapar penyakit tersebut pun kiat meningkat.

Rokok, Produk asal tembakau ini sepertinya menjadi musuh utama kesehatan. Jika anda termasuk penikmat asap yang mengalir lewat mulut dan hidung, maka sebaiknya kini mulai berhati-hati. Rokok terbukti meningkatkan peluang seseorang terpapar leukemia. Perokok cenderung menghisap banyak zat kimia berbahaya saat merokok. Partikel-partikel berbahaya itu masuk aliran darah, di sana mereka mengundang masuk banyak gangguan kesehatan. Perokok aktif di atas usia 60 memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit leukemia. Jika anda dapat menghentikan kebiasaan penuh ancaman itu, maka tubuh anda pun ikut menikmati dan berterima kasih.

Terapi Kanker, Tidak banyak orang di luar sana menyadari fakta bahwa leukemia dapat dipicu oleh beberapa terapi pengobatan kanker. Pasien yang menjalani terapi radiasi atau jenis kemoterapi tertentu dapat mengembangkan leukemia dalam tubuhnya sejala dengan waktu. Ketika tidak timbul gejala yang terlihat saat itu juga, anda bisa jadi terjangkit oleh zat-zat terapi itu setelah beberapa tahun lagi, pasca-usai pengobatan.

Bahan Kimia, Mereka yang bekerja dengan risiko tubuh terpapar benzene dalam konsentrasi tinggi bisa jadi mengembangkan leukemia dalam tubuh sejalan dengan waktu. Benzene adalah produk utama dalam pabrik kimia. Selain zat tersebut, sering terpapar dengan formaldehida juga memperbesar risiko terkena leukemia.

Radiasi bom atom, Penyebab satu ini tidak bisa disangkal. Jika anda tinggal di sekitar lingkungan di mana anda setiap hari 'bergaul' dengan radiasi bom atom, maka kesempatan menjadi pasien leukemia pun cukup tinggi. Tak hanya itu, radiasi jenis ini pun berpotensi merenggut kesehatan anda sepenuhnya.

Kelainan genetika, Beberapa kelainan genetika tertentu juga meningkatkan peluang seseorang terjangkiti leukemia, terutama kelainan yang disebabkan kromosom abnormal. Down syndrome atau epilepsi kategori serius juga dianggap faktor pemicu leukemia.

Perlu diingat juga, sangat mungkin seseorang terserang leukemia tanpa kehadiran faktor pemicu risiko diatas. Namun peningkatan faktor pemicu membuat anda pun cenderung lebih rentan dengan penyakit tersebut. Dalam dunia kedokteran beberapa tahun kebelakang, sebuah studi mengklaim bahwa tubuh yang kerap terpapar medan elektromagnetik dapat meningkatkan risiko leukemia. Namun, hanya sedikit pakar kedokteran yang mendukung klaim tersebut. Fakta yang kini berkembang, gelombang elektromagnetik ikut memicu leukemia masih menjadi perdebatan
.



Mengenal Lebih Dalam Penyakit Demam Berdarah dengue (DBD)

Pengertian Demam Berdarah 
Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit febril akut yang ditemukan di daerah tropis, yang disebabkan oleh virus dengue salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae serta disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypy dan aedes albopictus. Penyebaran geografis penyakit demam berdarah mirip dengan malaria. Penyakit ini tergolong ganas karena dapat menimbulkan kematian pada penderitanya dalam waktu singkat akibat terjadinya pendarahan dan shock hebat. Namun yang menjadi penyebab utama dalam penyebaran virus dengue itu adalah nyamuk Aedes.
Apabila nyamuk betina menggigit atau menghisap darah orang yang mengalami infeksi dengue, virus akan masuk ke dalam tubuh nyamuk. Diperlukan waktu sembilan hari oleh virus dengue untuk hidup dan membiak di dalam air liur nyamuk. Setelah itu, nyamuk yang sudah terjangkit virus akan membawa virus itu di dalam tubuhnya hingga akhir kehidupannya.

demam, yang timbul secara mendadak, tinggi (dapat mencapai 39�C - 40�C) dan dapat disertai dengan menggigil. Demam ini hanya berlangsung 5-7 hari. Saat demam berakhir, sering kali dalam bentuk turun mendadak, disertai dengan keringat banyak dan tubuh tampak loyo. Kadang-kadang, dikenal istilah demam biphasik, yaitu demam yang berlangsung selama beberapa hari, sempat turun ditengahnya menjadi normal, lalu naik lagi dan baru turun lagi saat penderita sembuh. Namun inilah fase kritis kemungkinan terjadinya �Dengue Shock Syndrome�

Hari 6 � 7 Fase Masa Penyembuhan
Diagnosis demam berdarah biasa dilakukan secara klinis. Biasanya yang terjadi adalah demam tanpa adanya sumber infeksi, ruam petekial dengan trombositopenia dan leukopenia relatif.
Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan shock/preshock, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu). 
Lakukan kompress dingin, tidak perlu dengan es karena bisa berdampak shock. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok, namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik, akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena. Meskipun demikian kombinasi antara manajemen yang dilakukan secara medik dan alternatif harus tetap dipertimbangkan.
Jika kita dirawat di rumah sakit, perhatikanlah obat yang disuguhkan, karena tidak ada obat yang bisa menyembuhkan demam berdarah itu (kecuali penurun panas). Infus sangat dibutuhkan, tapi jangan pernah mau diberikan antibiotik (kecuali ada penyakit lain). Tablet yang diberikan biasanya adalah vitamin. Perhatikan juga hasil laboratorium setiap hari. Sebenarnya, jika trombosit sudah meningkat melewati batas bawah normal (grafik trombosit tidak turun lagi), panas tubuh sudah normal kembali (36'C-37'C), tekanan darah (tensi) normal, itu pertanda anda sudah mulai sembuh, dan anda sudah bisa meminta kepada dokter untuk rawat jalan saja. Selama di rumah, usaha untuk minum air putih sebanyak-banyaknya harus tetap dijalankan. Kalau anda khawatir dan tidak yakin sanggup untuk rawat jalan, tetaplah jalani rawat inap anda. (dikutip dari berbagai sumber)
Sisihkan waktu anda untuk membantu memerangi wabah demam berdarah. Dengan ikut membersihkan tempat tinggal anda untuk memerangi nyamuk, kita juga ikut membantu membersihkan lingkungan sekitar kita. Lingkungan yang bersih adalah lingkungan yang tidak disukai nyamuk.

Lakukan hal-hal berikut ini Upaya Mencegah Penyebaran Demam Berdarah :
Setiap hari
Setiap 2 hari sekali
Setiap minggu

Demam berdarah merupakan penyakit menular yang terjadi akhir musim penghujan dan awal musim kemarau, bisa menyerang siapa saja mulai kalangan anak sampai pejabat, artis bahkan dokterpun ada yang terjangkit demam berdarah.

Sejarah wabah pertama terjadi pada tahun 1780-an secara bersamaan di Asia, Afrika, dan Amerika Utara. Penyakit ini kemudian dikenali dan dinamai pada 1779. Wabah besar global dimulai di Asia Tenggara pada 1950-an dan hingga 1975 demam berdarah ini telah menjadi penyebab kematian utama di antaranya yang terjadi pada anak-anak di daerah tersebut.

Nyamuk Aedes Agypti
asal usul Nyamuk Aedes agypti mulanya ditemukan di Mesir yang kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui kapal laut dan kapal udara. Nyamuk ini hidup dengan baik di belahan dunia yang beriklim tropis dan subtropics seperti Asia, Afrika, Australia, dan Amerika.

Secara fisik ciri ciri nyamuk Aedes agypti : telur nyamuk Aedes agypti berbentuk lonjong dan mempunyai anyaman seperti kain kasa. Telur tampak satu per satu teratur di pinggiran kaleng, lubang pohon, alas pot bunga, dan lain sebagainya. Larvanya tegak lurus di bawah permukaan air Sifon dengan satu rumpun bulu sifon. Pupa nyamuk ini biasanya berada di bawah permukaan air. Dan apabila Aedes aegypti telah dewasa, maka nyamuk ini dapat dilihat secara fisik berwarna hitam putih belang pada kaki dan badannya.
Yang berperan menggigit dan menghisap darah untuk menyebarkan virus ke manusia adalah nyamuk betina. Nyamuk betina lah yang memilih darah manusia untuk mematangkan telurnya. Nyamuk jantan tidak bisa menggigit dan menghisap darah, ia hanya membantu membuahi nyamuk betina. Jika dilihat secara fisik, antena Aedes aegypti jantan berbulu lebih lebat di banding Aedes aegypti betina. Dari cara hinggapnya pun dapat dibedakan, nyamuk Aedes aegypti hinggap mendatar di tubuh manusia, berbeda dengan nyamuk anopheles yang hinggap menungging.

Umur nyamuk betina berkisar antara 2 minggu sampai 3 bulan atau rata-rata 11/2 bulan dan tergantung suhu kelembaban udara sekelilingnya. Kepadatan nyamuk akan meningkat saat musim hujan. Jangkauan terbang nyamuk ini berkisar antara 100 � 400 meter.
Nyamuk Aedes agypti mempunyai perilaku yang khas yaitu menggigit pada pagi dan sore hari. Pagi hari antara pukul 08.00 sampai 10.00. Sore hari antara pukul 15.00 � 17.00, pada saat sebelum matahari terbenam. Untuk berkembang biak, nyamuk ini hanya bertelur di air bersih dan tidak bersarang di air got atau semacamnya. Aedes agypti dapat berkembang di dalam air bersih yang menggenang lebih dari lima hari. Dapat berkembang biak di air dengan volume minimal 0,5 sentimeter atau sama dengan satu sendok teh. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti. 

Aedes aegypti umum berkembang biak di rumah penduduk. Ia bertelur dalam kontainer-kontainer buatan di kawasan rumah perkotaan dan pabrik, seperti : botol minuman, alas pot bunga, vas bunga, bak mandi, tong kayu dan logam, kaleng terbuka, cangkir plastik, aki bekas, wadah gelas, tumpukan kain, dan lain-lain. Aedes agypti juga bisa bertelur di container alami seperti lubang pohon, ketiak daun, tonggak bambu, dan tempurung kelapa. Aedes albopictus lebih suka di kontainer alami seperti cekungan dahan pohon yang menampung air. Aedes albopictus sering ditemukan di kawasan perkebunan warga. Itu sebabnya, meskipun lingkungan rumah cukup bersih, seseorang tetap bisa terserang DBD yang didapatnya dari nyamuk aedes albopictus yang berasal dari kebun-kebun warga. Persamaan antara kedua nyamuk ini adalah sama-sama menyukai air bersih dan nyaris terdapat di seluruh Indonesia, pengecualian pada daerah yang mempunyai ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut. 

Cara Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Virus Dengue

Penyakit demam berdarah pun menjadi pandemi (penyakit yang berkembang cepat akibat penularan dari manusia ke manusia) di Indonesia. 

Nyamuk Aedes berperan sebagai perantara (vektor) dalam penularan virus dengue dari manusia ke manusia. Seseorang tidak akan tertular penyakit DBD apabila tidak digigit oleh nyamuk. Ada dua jenis nyamuk pembawa virus dengue yaitu Aedes Aegypti dan aedes albopictus. Aedes Aegypti lebih utama dalam menyebarkan virus dengue dibanding aedes albopictus yang relatif jarang.

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan melalui gigitan nyamuk betina aedes aegypti akan menggigit dan menghisap darah penderita DBD. Virus dengue yang terhisap akan berkembang di usus nyamuk, lalu bercampur dalam kelenjar ludah nyamuk, kemudian nyamuk akan menularkannya dengan cara menggigit manusia yang rentan. Proses inkubasi di dalam tubuh nyamuk ini memakan waktu 10-12 hari.

Nyamuk aedes aegypti pada pagi hari (08.00-10.00) dan sore hari (15.00-17.00), nyamuk berkelana mencari mangsanya. Setelah menggigit tubuh manusia dengan cepat perutnya membuncit yang dipenuhi kira-kira dua hingga empat milligram darah atau sekitar 1,5 kali berat badannya. Berbeda dengan nyamuk lain yang cukup menggigit satu mangsa pada periode setelah bertelur hingga akhir hidupnya, aedes mempunyai kebiasaan menggigit beberapa orang secara berganti-ganti dalam waktu yang singkat.

Nyamuk betina menghisap darah manusia untuk mendapatkan protein bagi keperluan pembiakannya. Tiga hari selepas menghisap darah, ia akan menghasilkan hingga 100 butir telur yang halus seperti pasir. Nyamuk dewasa akan terus menghisap darah dan bertelur lagi.

Apabila nyamuk yang terjangkit menggigit manusia, ia akan memasukkan virus dengue yang berada di dalam air liurnya ke dalam sistem aliran darah manusia. Setelah empat hingga enam hari atau yang disebut sebagai periode inkubasi, penderita akan mulai mendapat demam yang tinggi. Virus itu menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan pendarahan. Manifestasi klinis dari infeksi virus dengue dapat berupa demam dengue.

Secara kronologis prosesnya dimulai dari nyamuk aedes yang tidak bervirus menggigit dan mengisap darah seseorang yang telah terkena demam berdarah dengue. Nyamuk yang sudah terinfeksi virus kemudian menggigit orang sehat dan memindahkan virusnya bersama air ludah ke dalam tubuh.

Pada saat tersebut, virus memperbanyak diri dan menginfeksi sel-sel darah putih serta kelenjar getah bening untuk kemudian masuk ke sistem sirkulasi darah. Virus ini sebenarnya hanya ada di dalam darah selama tiga hari sejak ditularkan oleh nyamuk. Pada hari-hari itulah terjadi pertempuran antara antibodi dan virus dengue yang dianggap sebagai benda asing oleh tubuh. Badan biasanya mengalami gejala demam dengan suhu tinggi antara 39� C sampai 40�C.

Akibat pertempuran tersebut terjadi penurunan kadar trombosit dan bocornya pembuluh darah sehingga membuat plasma darah mengalir ke luar. Penurunan trombosit ini mulai bisa dideteksi pada hari ketiga. Masa kritis penderita demam berdarah berlangsung sesudahnya, yakni pada hari keempat dan kelima.

Pada fase ini, suhu badan turun dan biasanya diikuti oleh sindrom shock dengue karena perubahan yang tiba-tiba. Muka penderita pun menjadi memerah atau facial flush. Biasanya, penderita juga mengalami sakit pada kepala, tubuh bagian belakang, otot, tulang dan perut (antara pusar dan ulu hati). Tidak jarang diikuti dengan muntah yang berlanjut dan suhu dingin dan lembab pada ujung jari serta kaki.

Penanganan yang benar pada fase tersebut sangat ditekankan agar penderita bisa melewati masa kritisnya dengan baik. Caranya dengan banyak memberikan asupan cairan kepada penderita sebagai pengganti plasma darah. Hal ini dikarenakan banyaknya cairan tubuh yang hilang dengan cepat akibat merembesnya plasma darah yang keluar dari pembuluh darah. Saat ini, larutan gula garam atau oralit masih merupakan cairan terbaik karena komposisinya setara dengan plasma darah.

Pemberian infus diberikan apabila penderita dalam kondisi muntah terus, tidak bisa makan dan minum, menderita kejang, kesadaran menurun atau derajat kebocoran plasma darahnya tinggi, yang biasa terjadi pada fase kritis. Begitu pula dengan transfusi trambosit yang akan diberikan jika trambosit penderita di bawah 100.000 dengan pendarahan yang cukup banyak. Bila masa kritis itu bisa dilewati dengan baik maka pada hari keenam dan ketujuh kondisi penderita akan berangsur membaik dan kembali normal pada hari ketujuh atau kedelapan.

Tapi, reaksi tubuh manusia terhadap virus ini dapat berbeda. Perbedaan reaksi ini juga akan memanifestasikan perbedaan penampilan gejala klinis dan perjalanan penyakit. Bentuk reaksi tubuh manusia terhadap keberadaan virus dengue itu adalah terjadi netralisasi virus, disusul dengan mengendapnya bentuk netralisasi virus pada pembuluh darah kecil di kulit berupa gejala ruam, terjadi gangguan fungsi pembekuan darah sebagai akibat dari penurunan jumlah dan kualitas komponen-komponen beku darah yang menimbulkan manifestasi perdarahan, terjadi kebocoran pada pembuluh darah yang mengakibatkan keluarnya komponen plasma (cairan) darah dari dalam pembuluh darah menuju ke rongga perut berupa gejala ascites dan rongga selaput paru berupa gejala efusi pleura. Jika tubuh manusia hanya memberi reaksi pertama dan kedua, orang itu akan menderita demam dengue. Sementara, jika ketiga reaksi terjadi, orang itu akan mengalami DBD dengue.

Jika demam dengue terjadi, gejala-gejala yang timbul adalah

Timbulnya gejala panas, akan segera disusul dengan timbulnya keluhan nyeri pada seluruh tubuh. Pada umumnya, yang dikeluhkan adalah nyeri otot, sendi, punggung dan bola mata yang semakin meningkat apabila digerakkan. Adanya gejala nyeri ini, masyarakat awam sering menyebutnya flu tulang. Setelah penderita sembuh, gejala-gejala nyeri pada seluruh tubuh juga akan hilang.

Ruam, yang dapat timbul pada saat awal panas (berupa flushing: kemerahan pada daerah muka, leher dan dada). Ruam juga dapat timbul pada hari ke-4 sakit, berupa bercak-bercak merah kecil seperti bercak pada penyakit campak. Kadang-kadang ruam yang seperti campak ini hanya timbul pada daerah tangan atau kaki saja sehingga memberi bentuk spesifik seperti kaos tangan atau kaki.

Pada infeksi virus dengue apalagi pada bentuk klinis DBD dengue selalu disertai dengan tanda perdarahan. Hanya saja tanda perdarahan ini tidak selalu didapat secara spontan oleh penderita. Bahkan pada sebagian besar penderita, tanda perdarahan ini muncul baru setelah dilakukan test tourniquet. Bentuk-bentuk perdarahan spontan yang dapat terjadi pada penderita demam dengue dapat berupa perdarahan kecil-kecil di kulit (petechiae), agak besar di kulit (echimosis), gusi, hidung dan kadang-kadang dapat terjadi perdarahan masif yang dapat berakhir dengan kematian.

Pada anak-anak tertentu, jika menderita panas juga disertai dengan perdarahan hidung (epistaksis). Hal itu dikenal sebagai habitual epistaksis, sebagai akibat kelainan sementara dari komponen beku darah yang disebabkan oleh segala bentuk infeksi (tidak hanya oleh virus dengue). Ada juga pada penderita lainnya, jika minum obat disaat panas, akan disusul dengan terjadinya perdarahan hidung.

Tanda dan gejala Demam berdarah
� Penyakit ini ditunjukkan melalui munculnya demam secara tiba-tiba, disertai sakit kepala berat, sakit pada sendi dan otot (myalgia dan arthralgia). 

� Ruam; ruam demam berdarah mempunyai ciri-ciri merah terang, petekial dan biasanya mucul dulu pada bagian bawah badan - pada beberapa pasien, ia menyebar hingga menyelimuti hampir seluruh tubuh. 

� Radang perut bisa juga muncul dengan kombinasi sakit di perut, rasa mual, muntah-muntah atau diare, pilek ringan disertai batuk-batuk. Kondisi waspada ini perlu disikapi dengan pengetahuan yang luas oleh penderita maupun keluarga yang harus segera konsultasi ke Dokter apabila pasien/penderita mengalami demam tinggi 3 hari berturut-turut. Banyak penderita atau keluarga penderita mengalami kondisi fatal karena menganggap ringan gejala-gejala tersebut.

� Demam berdarah umumnya lamanya sekitar enam atau tujuh hari dengan puncak demam yang lebih kecil terjadi pada akhir masa demam. Secara klinis, jumlah platelet akan jatuh hingga pasien dianggap afebril.

� Sesudah masa tunas / inkubasi selama 3 - 15 hari orang yang tertular dapat mengalami / menderita penyakit ini dalam salah satu dari 4 bentuk berikut ini:

� Bentuk abortif, penderita tidak merasakan suatu gejala apapun.

� Dengue klasik, penderita mengalami demam tinggi selama 4 - 7 hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit.

� Dengue Haemorrhagic Fever (Demam berdarah dengue/DBD) gejalanya sama dengan dengue klasik ditambah dengan perdarahan dari hidung (epistaksis/mimisan), mulut, dubur dsb.

� Dengue Syok Sindrom, gejalanya sama dengan DBD ditambah dengan syok / presyok. Bentuk ini sering berujung pada kematian.

Karena seringnya terjadi perdarahan dan syok maka pada penyakit ini angka kematiannya cukup tinggi, oleh karena itu setiap Penderita yang diduga menderita Penyakit Demam Berdarah dalam tingkat yang manapun harus segera dibawa ke dokter atau Rumah Sakit, mengingat sewaktu-waktu dapat mengalami shock / kematian.

Penyebab demam berdarah menunjukkan demam yang lebih tinggi, pendarahan, trombositopenia dan hemokonsentrasi. Sejumlah kasus kecil bisa menyebabkan sindrom shock dengue yang mempunyai tingkat kematian tinggi. Bila sudah parah, penderita baik demam pada DBD ini agar tepat penanganannya. Demam pada DBD mempunyai siklus demam yang khas disebut �Siklus Pelana Kuda�

Ciri-ciri Demam DBD atau Demam Pelana Kuda

Hari 1 � 3 Fase Demam Tinggi
Demam mendadak tinggi, dan disertai sakit kepala hebat, sakit di belakang mata, badan ngilu dan nyeri, serta mual/muntah, kadang disertai bercak merah di kulit.

Hari 4 � 5 Fase KRITIS
Fase demam turun drastic dan sering mengecoh seolah terjadi kesembuhan.

Masa kritis 
Prinsipnya, orang tua harus benar-benar menghitung hari, sejak kapan anaknya demam. Satu hari berarti satu hari penuh atau 24 jam setelah mulainya demam. Karena dengan begitu, bisa ditentukan kapan anak masuk dalam fase kritis yang merupakan momok mengerikan pada DBD. Pada DBD, demam biasanya akan turun setelah berlangsung 3-4 hari. Namun, justru pada saat demam turun anak dapat masuk ke masa kritis, atau sebaliknya sembuh tanpa komplikasi apapun. Orang tua justru harus waspada pada saat demamnya turun. Pada anak yang masuk masa kritis, pada saat demam turun, ujung-ujung jari teraba dingin, denyut nadi kecil dan cepat serta tekanan darah menurun dan anak tampak lemas. Semua ini terjadi akibat cairan merembes ke luar dari pembuluh darah. Anak seolah-olah kekurangan cairan darah dan sirkulasi tubuh menjadi gagal berfungsi. Akhirnya anak mengalami syok. Tandanya, kulit teraba dingin terutama ujung jari dan kaki, biru di sekitar mulut, anak gelisah sekali dan lemas, nadinya lemah dan cepat bahkan bisa tidak teraba denyutnya. Selain syok, dapat pula terjadi perdarahan. Yang paling sering adalah perdarahan saluran cerna, ditandai dengan buang air besar berdarah, akibat trombosit yang rendah ataupun karena syok yang berkelanjutan. Kedua keadaan ini memerlukan penanganan sangat serius dan intensif karena merupakan keadaan sangat gawat.

Fase demam kembali tinggi sebagai bagian dari reaksi tahap penyembuhan.

Cara Pengananan Gejala Demam berdarah
1.Beri minum yang cukup
2. Beri makanan yang bergizi
3.Hati-hati memilih obat demam, pastikan mengandung PARASETAMOL 
4.BAWA SEGERA KE RUMAH SAKIT

Perlu dicurigai adanya DBD apabila demam dua hingga tujuh hari. Biasanya penderita DBD rata-rata mengalami demam selama lima hari, Setelah mendadak demam tinggi selama 2-7 hari dengan 38 �C- 40 �C. Kemudian disertai penurunan trombositopeni, pada hari ke 3 - 7 ditemukan penurunan trombosit sampai 100.000 per mm�.

Diagnosis

Serologi dan reaksi berantai polimerase tersedia untuk memastikan diagnosa demam berdarah jika terindikasi secara klinis.
Mendiagnosis demam berdarah secara dini dapat mengurangi risiko kematian daripada menunggu akut.

Pengobatan
Penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul, misalnya:

� Paracetamol membantu menurunkan demam
� Garam elektrolit (oralit) jika disertai diare
� Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder

Catatan:

Upaya Mencegah Penyebaran Demam Berdarah

Langkah sederhana, yaitu pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dilakukan dengan kegiatan 3M, rantai penularan aedes aegypti sebagai penyebab DBD dapat diputus, sehingga tidak sampai menyebar luas. 

Biasanya DBD akan menyerang orang-orang yang tinggal di daerah pinggiran, kumuh dan lembab serta anak-anak berusia di bawah 15 tahun. Untuk mencegah serangan, tentunya adalah dengan membasmi nyamukaedes yang menjadi media virus, dengan tidak menyediakan tempat perkembangbiakannya di tempat lembab dan berair. Untuk memberantas nyamuk itu, jentik-jentiknya atau sarang-sarangnya harus diberantas. Karena tempat berkembang-biaknya ada di rumah-rumah dan tempat-tempat umum, setiap keluarga harus melaksanakan PSN-DBD, secara teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali.

Pemerintah juga sudah sejak lama mempromosikan gerakan 3M (menguras, membersihkan dan mengubur) tapi tetap saja kesadaran masyarakat rendah sekali. Kalau sudah tetangga atau orang serumah sudah kena demam berdarah baru panik. Padalah semua bisa dicegah dengan langkah-langkah yang mudah asal teratur dilakukan oleh semua orang. Kita harus bisa mendisiplinkan diri untuk membasmi sarang-sarang nyamuk dan tempat bertelurnya. Yang jelas kita harus bisa terus mengurangi populasi nyamuk dengan cara apapun dan membasmi tempat bertelur mereka. Lalu kita juga harus menjaga agar orang yang sudah terjangkit kita terkena nyamuk yang dapat menularkan kembali kepada orang lain.

� Telungkupkan semua ember
� Bersihkan dan keringkan semua genangan yang terlihat
� Gemburkan tanah di kebun dan juga tanah di Pot tanaman anda karena tanah yang keras bisa membuat genangan air
� Bersihkan sampah yang menumpuk karena bila tumpukan itu terkena hujan akan menjadi sarang nyamuk untuk bertelur
� Semprot seisi rumah pada sore hari bila perlu (menyemprot secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan)
� Pasang mosquito trap untuk mengurangi populasi
� Siapkan raket nyamuk
� Tutup pintu yang keluar agar nyamuk tidak masuk, bila perlu pasang pintu dengan kawat nyamuk
� Pasangkan kawat nyamuk untuk semua jendela anda sehingga rumah bisa tetap adem tanpa nyamuk
� Bila Pot anda ada piring wadah air dibawahnya, buang airnya, bersihkan dan gosok untuk menghilangkan telur nyamuk
� Ganti air di vas bunga atau pot
� Bersikan tempat penadah air di dispenser
� Bersikan dan cek apabila di luar rumah anda ada genangan air di teras, kebun atau jalanan
� Bersihkan got serta saluran air agar tidak ada yang menghalangi air dan bersihkan dari kotoran dan daun-daun yang menumpuk
� Bersihkan talang air agar tidak terhalang daun dan sampah lainnya
� Bersihkan tempat sampah luar rumah dari genangan air

Demam berdarah dapat dicegah dengan memberantas jentik-jentik nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypi) dengan cara melakukan PSN (Pembersihan Sarang Nyamuk) Upaya ini merupakan cara yang terbaik, ampuh, murah, mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat, dengan cara sebagai berikut:

1. Bersihkan (kuras) tempat penyimpanan air (seperti : bak mandi / WC, drum, dan lain-lain) sekurang-kurangnya seminggu sekali. Gantilah air di vas kembang, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain sekurang-kurangnya seminggu sekali

2. Tutuplah rapat-rapat tempat penampungan air, seperti tampayan, drum, dan lain-lain agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di tempat itu

3. Kumpulkan barang-barang bekas dan berikan pada pemulung , seperti kaleng bekas, ban bekas, botol-botol pecah, dan lain-lain yang dapat menampung air hujan, agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Potongan bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain agar dibakar bersama sampah lainnya

4. Tutuplah lubang-lubang pagar pada pagar bambu dengan tanah atau adukan semen

5. Lipatlah pakaian/kain yang bergantungan dalam kamar agar nyamuk tidak hinggap disitu

6. Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan bubuk ABATE ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali. 

7. Fogging bukan solusi untuk membunuh nyamuk dan jentik nyamuk tetapi memindahkan nyamuk dari satu tempat ke tempat lain dan bila ada yang nyamuk yang selamat dia akan semakin resisten

Profesi apapun yang kita pilih tidak boleh menghalangi kita menambah wawasan dalam bidang apapun terutama tentang kesehatan. Tidak harus seorang dokter yang bisa mencegah penyebaran penyakit. Sebagai anggota masyarakat kita wajib menambah pengetahuan tentang kesehatan. Karena kesehatan merupakan modal utama untuk melakukan berbagai aktifitas. Pengetahuan kesehatan yang saya pelajari ternyata bermanfaat untuk keluarga terutama dalam mengambil sikap untuk mengantisipasi keadaan akut pada saat salah satu anak saya.
















close
Jadi Agen Iklan